Darmin: di Amerika 7-Eleven Berjaya

Darmin: di Amerika 7-Eleven Berjaya

Muhammad Idris - detikFinance
Senin, 03 Jul 2017 12:28 WIB
Darmin: di Amerika 7-Eleven Berjaya
Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - PT Modern Internasional Tbk (MDRN), selaku induk usaha PT Modern Sevel Indonesia (MSI), menutup seluruh gerai 7-Eleven (Sevel) di seluruh Indonesia terhitung sejak 30 Juni 2017. Penutupan gerai dilakukan lantaran perusahaan terus merugi.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution, mengatakan ada yang salah dengan model bisnis restoran sekaligus minimarket yang diterapkan MDRN di Indonesia sehingga kalah bersaing. Kondisi tersebut tak berlaku untuk Sevel yang berada di negara lainnya.

Selain itu, gerai Sevel di negara lain tak menjual harga produknya lebih mahal dari pesaing, lantaran tak terlalu mengandalkan profit dari margin yang tinggi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Di negara lain, di Amerika (Serikat) Sevel yang berjaya. Karena bisnis modelnya dia mungkin bukan restoran. Tetapi di sana mereka lebih banyak mengandalkan profit dari perdagangan itu sendiri. Kita ini saja yang agak lain," kata Darmin ditemui usai halal bihalal di kantornya, Senin (3/6/2017).
"Makanya kita sendiri coba mempelajari secara lebih mendalam, apakah bisnis model ini yang berjalan sekarang ini sebenarnya menguntungkan secara nasional apa tidak," tambahnya.

Sebelum Sevel, lanjut dia, pernah berkembang pula gerai-gerai ritel yang khusus memperdagangkan barang untuk tempat kulakan atau grosir, namun kemudian juga tak berkembang di Indonesia.

"Zaman dulu orang tidak bisa beli ritel di situ, tapi beli grosiran. Tapi yang beli UKM, nah itu kita sudah tidak jalan yang itu, sudah mati. Padahal itu duluan sebelum Sevel. Situasi ini tentu yang harus coba kita cermati," terang Darmin. (idr/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads