ADVERTISEMENT

Cara Menteri PUPR Manfaatkan IT untuk Hemat Anggaran

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Sabtu, 08 Jul 2017 20:52 WIB
Foto: Dok. Kementerian PUPR
Jakarta - Inovasi teknologi terus dikembangkan untuk mempermudah pekerjaan agar berkualitas, cepat, efisien dan tepat sasaran. Hal ini dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, inovasi yang dilakukan adalah pengembangan Portal Situation Room dan Sistem Tata Naskah Dinas Elektronik (TNDE). Dia mengatakan, teknologi ini akan menampilkan progres pekerjaan dari seluruh unit organisasi di Kementerian agar pemimpin bisa mengambil keputusan dalam waktu cepat.

Pemantauan portal ini dilakukan di salah satu ruangan di Gedung Utama yang sebelumnya merupakan ruang rapat. Ruangan tersebut kini telah dilengkapi empat layar monitor berukuran besar di sekeliling ruangan untuk menampilkan Portal Situation Room dan tersedia fasilitas kamera untuk tatap muka jarak jauh (video conference).

Menteri Basuki dalam sambutannya meminta kepada seluruh Unit Organisasi Kementerian PUPR menggunakan fasilitas dan inovasi teknologi tersebut, sehingga membantu mengoptimalkan pelaksanaan pekerjaan dan efisiensi penggunaan anggaran.

Menteri PUPR cek situation room di Kementerian PUPRMenteri PUPR cek situation room di Kementerian PUPR Foto: Dok. Kementerian PUPR

"Situation Room juga bisa digunakan untuk rapat menggunakan teknologi video conference dengan seluruh Kepala Balai di lingkungan Kementerian PUPR yang tersebar di seluruh Indonesia, sehingga sangat efisien dalam penghematan anggaran perjalanan dinas," ujar Menteri Basuki, dalam keterangan tertulis, Sabtu (8/702017)

Hal ini sejalan dengan Instruksi Presiden No. 4 Tahun 2017 tentang Efisiensi Belanja Barang Kementerian/Lembaga dalam Pelaksanaan APBN TA. 2017. Selain menghemat anggaran perjalanan dinas, efisiensi belanja barang juga dari pengurangan biaya paket meeting, honorarium tim/kegiatan, belanja operasional perkantoran, belanja jasa, belanja pemeliharaan, belanja barang operasional, dan non operasional lainnya.

Sementara itu sistem TNDE merupakan aplikasi teknologi tata persuratan, arsip dan dokumentasi elektronik, serta naskah dinas elektronik lainnya, yang merupakan hasil kolaborasi antara Biro Umum, Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) dan Biro Kepegawaian, Organisasi dan Tata Laksana. Penggunaan Sistem TNDE diharapkan dapat mendorong pengurangan penggunaan kertas (paperless) dalam melaksanaan pekerjaan.

"Saya dorong agar penerapan Sistem TNDE ini diperlombakan dan diumumkan setiap tahunnya pada acara Hari Bakti Kementerian PUPR yang diperingati setiap 3 Desember. Karena kalau inovasi teknologi tidak dipakai, maka tidak akan berkembang," tegasnya.

Situation room Kementerian PUPRSituation room Kementerian PUPR Foto: Dok. Kementerian PUPR

Sekretaris Jenderal Kementerian PUPR Anita Firmanti mengatakan fasilitas Situation Room tersebut juga bisa digunakan untuk memantau video terkini di sejumlah lokasi proyek strategis dan memantau keadaan jalan nasional.

Menurut Anita, tiga fungsi utama fasilitas Situation Room tersebut selain mendukung pengambilan keputusan pimpinan (decision support system) terutama keputusan terkait percepatan pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN), juga sebagai sistem peringatan dini ( early warning system ) apabila dijumpai kendala pelaksanaan pembangunan PSN, serta sebagai system integrator yakni mengintegrasikan berbagai sistem informasi di seluruh unit organisasi Kementerian PUPR.

Portal Situation Room dilengkapi oleh empat menu utama, yakni data dan informasi, live monitoring, data unit organisasi dan issue of the day yang merupakan hasil analisis berita media massa setiap harinya yang disusun oleh Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR.

Menteri PUPR cek situation room di Kementerian PUPRMenteri PUPR cek situation room di Kementerian PUPR Foto: Dok. Kementerian PUPR
(hns/hns)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT