Sesuai laporan Badan Pusat Statistik (BPS) terdapat kenaikan jumlah orang miskin sebanyak 6.900 orang dari September 2016 hingga Maret 2017.
Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengatakan, keterlambatan distribusi rastra dikarenakan adanya mekanisme dari tunai menjadi bantuan pangan non tunai (BPNT) di awal tahun 2017.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada 2017, kata Khofifah, terdapat sekitar 1,28 juta rumah tangga yang mendapat konversi dari bantuan pangan tunai menjadi BPNT. Di mana, saat survei dilakukan masih dalam konsolidasi antar daerah.
"Jadi ada konversi dari rastra ke bantuan pangan pada saat itu konsolidasi dengan daerah sedang berjalan," jelas dia.
Baca juga: Penduduk Miskin RI Bertambah 6.900 Orang |
Meski demikian, Khofifah memastikan bahwa survei BPS pada September tahun ini akan lebih baik dibandingkan pada awal 2017. Adapun, distribusi BPNT di 2018 meningkat menjadi 10 juta rumah tangga dari total 15,5 juta.
"Insya Allah kalau Survei September BPS akan bagus, karena kalau awal bantuan pangan juga baru berjalan kan. Kalau tahun depan ini 10 juta, makanya saya menyampaikan infrastruktur harus disiapkan sekarang, koordinasi sudah mulai dilakukan sehingga Januari 2018 siap," tutup dia. (mkj/mkj)