Follow detikFinance
Rabu 23 Aug 2017, 20:12 WIB

Sri Mulyani Ingatkan Kades Ponggok: Jangan Korupsi!

Maikel Jefriando - detikFinance
Sri Mulyani Ingatkan Kades Ponggok: Jangan Korupsi! Foto: Hendra Kusuma
Jakarta - Melihat kesuksesan yang dilakukan Kepala Desa Ponggok Junaedhi Mulyono, Klaten, Jawa Tengah dalam meningkatkan kesejahteraan warganya, membuat Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati cemas.

Kecemasan mantan direktur pelaksana Bank Dunia ini terkait dengan ulah segelintir orang yang tergiur untuk menyalahgunakan dana desa yang telah dialokasikan pemerintah dalam APBN.

Desa Ponggok berhasil menjadi contoh desa mandiri lantaran mampu mengelola dana desa untuk meningkatkan perekonomian masyarakatnya.

"Saya sangat sedih kalau karena segelintir orang dirusak lagi, di level negara bisa terjadi, di provinsi terjadi, di desa pun bisa terjadi, tolong dijagain kalau Indonesia punya contoh kalau negara makmur itu seperti apa," kata Sri Mulyani di Desa Ponggok, Klaten, Rabu (23/8/2017).


Lanjut Sri Mulyani, dari dana desa yang dikelola dengan melibatkan BUMDes, saat ini Desa Ponggok membukukan pendapatan sekitar Rp 10 miliar di 2016, dan menargetkan pendapatan menjadi Rp 15 miliar di tahun ini.

"Sumber dana yang langka ini bisa digunakan mensejahterakan masyarakat desa bisa dengan infrastruktur dan kegiatan ekonomi," tegas dia.

Dia juga mengingatkan kepada pemerintah desa Ponggok dan BUMDes Tirta Mandiri untuk tidak lupa membayar pajak lantaran sudah memiliki pendapatan yang cukup besar.

Sebab, membayar pajak menjadi bukti berpartisipasinya masyarakat kepada negara, apalagi uang pajak dipakai untuk membangun fasilitas yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

"Saya berharap seluruh desa di Indonesia belajar dari yang sudah sukses dan yang gagal, di satu sisi Ponggok, di satu sisi ada yang ditangkap, penyakit korupsi itu ada di mana-mana, hati masyarakat itu ada yang tamak, harusnya dipakai tapi dimakan sendiri," jelasnya.

"Saya berterima kasih kepada seluruh desa yang menggunakan dananya dengan baik, saya dengan Kemendagri terus memerangi, dari provinsi dan kabupaten bisa membantu, agar tata kelola yang bersih bisa dibangun di seluruh Indonesia," tukasnya.

(mkj/mkj)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed