Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 24 Agu 2017 15:50 WIB

MRT Jakarta Akan Beroperasi Tanpa Pengemudi

Danang Sugianto - detikFinance
Foto: Dok. PT MRT Jakarta Foto: Dok. PT MRT Jakarta
Jakarta - Proyek pembangunan konstruksi Mass Rapid Transit (MRT) Fase I sepanjang 16 km sudah mencapai 76,13%. Ditargetkan konstruksi akan rampung dibangun pada 2018 dan mulai beroperasi pada Maret 2019.

Nantinya akan ada 16 rangkaian kereta yang terdiri dari 96 gerbong. Namun yang beroperasi hanya 14 rangkaian kereta, sementara 2 rangkaian kereta sebagai cadangan.

Rangkaian kereta MRT tersebut akan mondar-mandir melayani penumpang dengan rute Lebak Bulus hingga Bundaran HI sepanjang 16 km. Uniknya kereta MRT akan beroperasi tanpa pengemudi.

Seluruh kereta MRT yang beroperasi akan dikendalikan dari Operational Control Centre (OCC) yang berada dalam satu area Stasion Lebak Bulus. Dari gedung itulah seluruh kereta MRT dioperasikan dengan menggunakan sistem Communication Based Train Control (CBTC).

Corporate Secretary MRT Jakarta, Tubagus Hikmatullah mengatakan, sebenarnya ada satu masinis di setiap rangkaian kereta MRT nantinya. Namun tuganya bukan untuk mengemudikan kereta, tapi untuk membuka dan menutup kereta di setiap stasiun.

"Jika ada keadaan darurat, masinis itu juga bisa bawa keretanya secara manual," tuturnya di Lebak Bulus, Jakarta, Kamis (24/8/2017).

Untuk Fase I, kereta MRT akan beroperasi dari Lebak Bulus hingga Bundaran HI. Di antaranya terdapat 13 stasiun yang terdiri dari 7 stasiun layang dan 6 stasiun bawah tanah. Kereta MRT diperkirakan mampu menempuh jarak 16 km dari Lebak Bulus hingga Bundaran hanya dalam waktu 30 menit. (dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed