Menko Maritim Luhut Pandjaitan mengungkapkan, salah satu infrastruktur yang selesai sebelum pertemuan tahunan Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral se-dunia tersebut adalah underpass dekat Bandara Ngurah Rai, Bali. Pembangunan underpass dilakukan untuk mengatasi kemacetan lalu lintas saat delegasi tiba di bandara dan menuju hotel.
"Underpass dekat airport Denpasar akan selesai Agustus 2018," ujar Luhut dalam Rapat Koordinasi Panitia Nasional Persiapan Pertemuan Tahunan IMF-WB 2018 di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Nusa Dua, Jumat (25/8/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita juga selesaikan masalah yang sudah 17 tahun mengenai Tanjung Benoa Cruise Terminal. Kemarin kita pastikan selesai Agustus tahun depan pendalaman (pelabuhan) agar cruise (kapal pesiar) bisa datang ke sana," ujar Luhut.
Tidak hanya itu, proyek Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung di Bali ditargetkan bisa selesai Agustus 2018. Proyek ini juga sempat terlantar selama 17 tahun.
"Setelah 17 tahun, kita selesaikan proses tempat pembuangan sampah di Bali dan akan mulai dikerjakan bulan depan," kata Luhut.
Para delegasi IMF-World Bank Annual Meeting 2018 juga direncanakan melakukan gerakan sosial dengan membersihkan beberapa pura dan pasar di Bali.
"IMF akan berikan program CSR membersihkan Pura Besakih, Pura Batur, Pasar Sukawati, kemudian satu pura lagi. Juga bersihkan pantai dari plastik," ujar Luhut.
Siapkan Web Site Khusus
Menjelang IMF-World Bank Annual Meeting 2018 mendatang, pemerintah yang menjadi bangunan dalam panitia nasional persiapan pertemuan tahunan merilis website resmi. Website yang beralamat di am2018bali.go.id bisa dinikmati 15.000 delegasi dari 189 negara untuk mengetahui informasi terkini mengenai pertemuan tahunan di 2018 mendatang.
Adapun yang berpartisipasi dalam penyelenggaraan IMF-World Bank Annual Meeting 2018, antara lain Menko Maritim Luhut Pandjaitan yang juga bertindak sebagai Ketua Panitia, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo, Menkominfo Rudiantara, Menteri Pariwisata Arief Yahya, dan beberapa pihak lainnya.
"Dalam kesempatan hari ini, panitia nasional bermaksud meluncurkan situs resmi IMF-World Bank dengan alamat am2018bali.go.id.," ujar Luhut.
Melalui website tersebut, publik busa mengetahui perkembangan terbaru penyelenggaraan pertemuan tahunan di Bali tahun depan. Dengan tema acara Voyage to Indonesia juga diharapkan bisa memberikan manfaat lebih jauh bagi Indonesia, khususnya bagi ekonomi Indonesia.
"Hingga pertengahan 2018, informasi pada website akan terfokus pada Voyage to Indonesia yang mengoptimalkan manfaat Indonesia sebagai tuan rumah IMF-World Bank 2018. Selain itu informasi detail tersedia melalui website, Instagram, dan Facebook agar informasi bisa menyentuh berbagai kalangan lokal dan internasional," ujar Luhut. (ara/dna)










































