Sri Mulyani mengajukan Rencana Kerja & Anggaran Kementerian Negara / Lembaga (RKAKL) BUMN periode 2018 sebesar Rp 247 miliar.
Dia menjelaskan sebesar Rp 186 miliar digunakan untuk program dukungan dan Rp 61 miliar untuk program pembinaan BUMN.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk program pembinaan BUMN teralokasikan untuk kegiatan kedeputian industri agro dan farmasi Rp 5,08 miliar, energi Rp 5,18 miliar, strategis Rp 5,05 miliar, jasa konstruksi Rp 7,39 miliar, jasa keuangan Rp 5,15 miliar, restrukturisasi Rp 4,75 miliar dan kedeputian infrastruktur bisnis Rp 28,27 miliar.
Untuk alokasi atau komposisi anggaran dari 2016 sampai 2018 di mana untuk gaji dan tunjangan pegawai Rp 45 miliar atau 18% komposisinya.
Sri Mulyani menjelaskan, besok siang dia akan membahas anggaran tersebut dengan Banggar DPR RI untuk postur APBN 2018 yang sudah disampaikan ke Presiden lebih detil.
"Untuk tahun 2018 memang belanja pemerintah pusat lebih besar. Namun tidak untuk Kementerian lembaga," ujarnya. (mkj/mkj)











































