detikFinance mencoba menjajal jalan menuju Bandara Pondok Cabe dari Lebak Bulus saat jam berangkat dan pulang kerja. Saat lalu lintas padat pada pagi hari pukul 07.30, Jumat (9/9/2017), perjalanan sepanjang lebih kurang 7 kilometer dari Jakarta, tepatnya dari Lebak Bulus ditempuh dengan sepeda motor dalam waktu sekitar 30 menit.
Sementara dengan melewati jalur yang sama pada kepadatan sore harinya pukul 19.00 dari Pondok Cabe hingga ke Lebak Bulus juga ditempuh dengan waktu sekitar 30 menit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Arus lalu lintas kendaraan sendiri saat jam sibuk itu cukup padat, sehingga pengendara mobil hanya bisa berjalan dengan kecepatan sekitar 10 km per jam. Sementara pengguna motor masih bisa menyalip di celah kosong menghindari macet menjelang beberapa pertemuan pertigaan sepanjang Lebak Bulus-Cirendeu.
Jalan akses Cirendeu ke arah Landasan Udara Pondok Cabe sendiri terbilang mulus, namun lebarnya yang sempit yakni sekitar 5-6 meter di bebrapa titik, membuat lalu lintas kendaraan menumpuk, terutama ketika mendekati pertigaan. Sementara beberapa titik lainnya badan jalan terbilang lebar yakni sekitar 7 meter.
Paudin, warga sekitar yang berdagang di seberang Bandara Pondok Cabe menuturkan, kemacetan di salah satu jalan penghubung Jakarta ke Parung tersebut memang terjadi setiap hari.
"Macet parah sekali kalau di sini. Paling macet antara jam 6.00 pagi sampai jam 9.00. Kalau sore pun sama antara jam 18.00 sampai jam 21.00. Ini kan memang sudah biasa macet begini," kata Paudin, pedagang rokok yang mangkal di seberang Bandara Pondok Cabe ditemui di kios kecilnya.
Menurut dia, kamacetan di jalur yang juga jadi penghubung Jakarta ke Parung dan Serpong itu semakin menjadi saat akhir pekan. Apalagi dengan banyaknya pertigaan dan angkot ngetem yang memperparah kemacetan.
"Malam Sabtu sama malam Senin itu paling parahnya, jalur neraka ini. Orang kan di sini sudah semakin padat ya. Wajar saja macet," ucap Paudin. (idr/hns)











































