Hal ini dibuktikan oleh Anggi, nakhoda wanita asal Situbondo, Jawa Timur. Anggi mengomandoi pergerakan kapal laut dari Surabaya, Jawa Timur menuju Waingapu, Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Anggi pun mendapat pujian dari Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi yang tengah melakukan kunjungan kerja ke Pelabuhan Waingapu, Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Budi mengaku terkejut dengan profesi yang dipilih Anggi, pasalnya profesi ini umumnya dilakukan oleh laki-laki.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Anggi pun bercerita bahwa ia pernah mengenyam pendidikan di SMK Pelayaran di Situbondo, Jawa Timur beberapa tahun lalu. Anggi yang mengenakan jilbab dan jaket pun tampak sedikit grogi berbincang dengan Budi saat ditanya latar belakangnya.
"Saya SMK Pelayaran di Situbondo," ujar Anggi yang sesekali merapikan jilbabnya karena tertiup angin.
Anggi pun berpesan kepada kaum wanita, khususnya yang berprofesi sebagai pelaut untuk tidak putus asa terhadap mimpi yang ingin diraihnya. Nakhoda wanita juga mampu bekerja keras dan harus tetap mampu menjaga diri di segala situasi.
"Buat pelaut wanita jangan minder, jangan putus asa. Kalau di kapal kan kebanyakan laki laki, tanggung jawab sama kerja sama, harus bisa jaga diri," kata Anggi. (ara/dna)