Follow detikFinance
Kamis 21 Sep 2017, 16:50 WIB

Buka di Pasar Induk Cipinang, Toko Tani Jual Beras Lebih Murah

Mustiana Lestari - detikFinance
Buka di Pasar Induk Cipinang, Toko Tani Jual Beras Lebih Murah Foto: Dok Kementan
Jakarta - Kementerian Pertanian membuka Toko Tani Indonesia (TTI) di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) Jakarta Timur. Selain menjual beras, dibukanya TTI juga tak lain bertujuan agar TTI dapat mempengaruhi harga beras.

Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian Agung Hendriadi mengatakan pembukaan TTI di PIBC ini sangat strategis. Karena itu nantinya TTI juga akan di buka di pasar-pasar Induk kota-kota besar.

"Kami akan mengajak Dinas Ketahanan Pangan di daerah, terutama kota-kota besar untuk membuka TTI di Pasar Induk setempat," kata Agung dalam keterangan tertulis, Kamis (21/9/2017).

Dalam pembukaan ini, Agung didampingi oleh Kepala Pusat Distribusi dan Cadangan Pangan, Iwantoro. Di kawasan PIBC ini TTI menjual harga beras medium Rp 8.000/kg, sedangkan pedagang lainnya menjual dengan harga kisaran Rp 9.050/kg.

Begitu TTI resmi dibuka, masyarakat langsung antusias membeli beras. Dalam tempo 30 menit, sudah terjual 864 kg beras medium yang terjual di TTI.

"Karena beras yang dijual di TTI lebih murah dibanding pedagang lainnya, kami menjual langsung kepada konsumen akhir. Bukan kepada pedagang. Jadi wajar saja masyarakat berlomba-lomba beli beras TTI," tegas Agung.

Menurut Direktur Operasional PT PERTANI, Maryadi, pembukaan TTI di PIBC yang dilakukan bersama-sama Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian, merupakan bentuk aksi nyata setelah dilakukannya perjanjian kerja sama (MoU) beberapa waktu lalu.

"Dalam waktu dekat, kami akan buka 100 outlet TTI dan nantinya akan dikembangkan di seluruh Indonesia," jelasnya.

TTI di PIBC buka setiap hari dari pukul 07.00 WIB sampai dengan pukul 15.00 WIB. Setiap pembelian dibatasi hanya 10 kg/orang.

Dalam acara ini juga hadir Direktur Operational Food Station PIBC, Frans Tambunan, Ketua DPD Perpadi Jakarta Nellys Soekadi.

Sebelumnya Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian mengklaim telah terjadi penurunan beras premium dan medium setelah diberlakukan Harga Eceran Tertiggi (HET). Bahkan penurunannya sampai 50 persen dengan HET tidak lebih dari Rp 9.450 (ega/dna)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed