Hal ini disampaikan oleh Menteri BUMN Rini Soemarno saat bincang santai di Plaza Mandiri, Jakarta, Kamis (5/10/2017).
"Secara garis besar bahwa BUMN akan bentuk special purpose vehicle adalah antara BUMN dengan Pemprov Papua dan kemungkinan BPJS Ketenagakerjaan tapi mayoritas (saham dimiliki) BUMN," kata Rini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Freeport sekarang masih negosiasi, enggak bisa komunikasi banyak. Hari ini masih terus, terus besok," kata Rini.
Dalam hal ini, Kementerian BUMN bertugas untuk melakukan penghitungan mengenai pembelian saham Freeport Indonesia. Pihaknya pun rutin melakukan komunikasi dengan Kementerian Keuangan.
"Memang divestasi ini Kementerian BUMN diberikan tanggung jawab lakukan kalkulasi dan komunikasi bersama Kemenkeu dengan Freeport. Masih on progress metode divestasinya maupun metode valuation-nya masih negosiasi," ujar Rini. (ara/mkj)











































