Soal Pertemuan di Bali, IMF Soroti Status Gunung Agung

Soal Pertemuan di Bali, IMF Soroti Status Gunung Agung

Puti Aini Yasmin - detikFinance
Selasa, 17 Okt 2017 14:10 WIB
Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta - Pertemuan International Monetary Fund (IMF)- World Bank 2018 rencananya akan digelar di Bali. Terkait hal itu, Menteri Koordinator Kemaritiman, Luhut Panjaitan memaparkan persiapannya saat berada di Amerika Serikat (AS) pekan lalu.

Saat berada di Negeri Paman Sam tersebut ia bertemu dengan Presiden World Bank dan Managing Director dari IMF. Ia menginformasikan semua hal terkait persiapan IMF 2018, termasuk soal gunung Agung yang kini tengah dalam pengawasan.

"Saya bertemu dengan Presiden WB dan managing Director dari IMF. Kami menginformasikan juga persiapan mengenai annual meeting di Bali termasuk Gunung Agung," kata Luhut saat ditemui di Kementerian Koordinator Kemaritiman, Jakarta, Selasa (17/10/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia mengatakan bahwa Gunung Agung menjadi perhatian. Sehingga ia selalu memantau perkembangan dari Gunung Agung.

"Yang menarik tentang Gunung Agung ini, sejak dinyatakan awas, energinya terus turun. Ini nanti kita pantau terus. Kami juga ditanya soal Gunung Agung dan kami bawa Prof Soerono (pakar Vulkanologi). Beliau jelaskan detail," katanya.

Selain itu, ia juga menginformasikan terkait tempat perhelatan, hotel, agenda untuk perhelatan akbar itu.

"Kami menginformasikan annual meeting di Bali, tempat, hotel, agenda dan juga kehadiran Ibu Ani dan Gubernur BI," sambungnya.

Lebih lanjut, Luhut menjelaskan bahwa pemaparan tersebut mendapat respons positif. Pasalnya Presiden WB dan IMF baru mendapatkan laporan baik dari tim IMF yang melakukan survey ke Bali.

"Dari apa yang kami berikan, komentar dari Presiden WB maupun IMF, mereka mendapatkan laporan karena baru bulan lalu, tim IMF ke Bali, mereka bilang mereka puas atas semua persiapan yang kita lakukan," pungkasnya.

Sebagai informasi, Luhut baru saja kembali dari pertemuan IMF 2017 di Washington DC yang dihadiri oleh 189 negara. Luhut hadir menjadi ketua panitia annual meeting Oktober tahun 2018. (dna/dna)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads