Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan, Askolani mengatakan, alokasi biaya yang berubah tahun depan dibanding tahun ini adalah adanya alokasi tunjangan hari raya (THR) untuk pensiunan PNS. Hal ini dilakukan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan aparatur dan pensiunan.
"Kebijakan yang baru tahun depan, untuk pensiunan aparatur negara akan mendapatkan THR tahun depan sama seperti PNS," katanya dalam konferensi pers di Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (25/10/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adapun alokasi belanja pemerintah untuk pembangunan nasional lainnya adalah Rp 283,7 triliun untuk kemiskinan dan kesenjangan, Rp 34,8 triliun untuk sektor unggulan seperti pertanian, perikanan dan pariwisata, serta anggaran untuk pertahanan dan keamanan dan pemilu sebesar Rp 220,8 triliun.
Khusus untuk bidang pertahanan dan keamanan, ada kenaikan anggaran sebesar Rp 19,2 triliun yang disebabkan oleh adanya pesta demokrasi Pilkada tahun 2018 dan persiapan Pemilu tahun 2019.
"Keamanan ada tambahan untuk kepolisian dalam mengantisipasi pesta demokrasi baik Pilkada maupun Pemilu. Polisi juga memperkuat organisasi di Polda-Polda baru. Di pertahanan, alutsista menjadi penambahan," tutup Askolani. (eds/mkj)











































