Pidato Rizal Ramli di Belanda: Abad ke-21 Milik Asia

Pidato Rizal Ramli di Belanda: Abad ke-21 Milik Asia

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Kamis, 26 Okt 2017 15:16 WIB
Pidato Rizal Ramli di Belanda: Abad ke-21 Milik Asia
Foto: Istimewa
Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian era Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Rizal Ramli, menjadi pembicara kunci di Plenary Hall Senat Belanda. Mantan Menko Maritim dan Sumber Daya itu berbicara soal 'Asian Century and Indonesian Maritime Strategy'.

Ini adalah pertama kali acara Indonesian Netherlands Society diadakan di Plenary Hall Senate Belanda. Acara dibuka oleh President of the Dutch Senate Ankie Broekers-Knol dan dilanjutkan oleh Duta Besar Indonesia di Negeri Belanda I Gusti Agung Wesaka Puja.

Acara diskusi dipandu oleh Dr. Willem F. van Eekelen yang merupakan Mantan Menteri Pertahanan Belanda dan Senator. Presentasi Rizal dibahas oleh Prof Dr. Frits Blessing dari Universitas Leiden dan M. Michiel van der Mey.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam pidatonya, Rizal menyatakan negara-negara Asia akan 'menguasai' dunia di abad ke-21 ini.

"Abad ke-21 ini abad Asia. Pertanyaan kuncinya, apakah akan terjadi kebangkitan Asia yang demokratis, tersentralisasi atau keduanya dalam koeksistensi damai? Apa pun yang terjadi, saya berharap bahwa abad ke-21 akan menjadi Asia yang damai dan sejahtera," kata Rizal dalam pidatonya Rabu waktu setempat seperti dikutip dari keterangan tertulis, Kamis (26/10/2017).
Pidato Rizal Ramli di Belanda: Abad Ke-21 Milik AsiaFoto: Istimewa

Menurutnya, ada persepsi jika negara-negara Asia ingin ekonomi berkembang dan tumbuh dua digit maka harus mengikuti model dan pola negara-negara maju.

"Persepsi itu belum tentu benar," tegas Rizal Ramli.

Jepang, kata Rizal, mencapai pertumbuhan dua digit di bawah Perdana Menteri Ikeda selama dua dekade di tahun 1950-an. Pendorong utama pertumbuhan tinggi adalah strategi dan kebijakan yang membuat pertumbuhan sektor swasta dan negara menjadi harmoni yang progresif.

Rizal menegaskan dengan menggabungkan kebijakan perdagangan dan industri yang efektif, kebijakan nilai tukar strategis yang kompetitif, dan kebijakan sosial yang agresif maka demokrasi Asia dapat mencapai pertumbuhan yang tinggi.

Pidato Rizal Ramli di Belanda: Abad Ke-21 Milik AsiaFoto: Istimewa

"Demokrasi Asia bisa mencapai kemakmuran dengan memiliki campuran kebijakan yang efektif dan kepemimpinan yang mengubah visi menjadi kenyataan," ujarnya.

Rizal menambahkan, Asia Tenggara dan Asia Selatan harus memimpin dalam mempromosikan jalur pertumbuhan tinggi dalam konteks demokrasi, memperkuat visi demokrasi yang memberikan kedamaian dan kemakmuran. (ang/hns)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads