Meski tak menyebut secara rinci, namun kata dia, dana bantuan atau hibah tersebut merupakan dana hibah terbesar dalam sejarah Jepang. Jumlah 1 miliar yen untuk 1 titik lokasi pembangunan.
"Satu miliar yen per titik. Ini hibah terbesar Jepang dalam sejarah. Ini baru pertama kali Jepang begitu antusias," kata Susi kepada wartawan di Jakarta, Senin (30/10/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita lagi tunggu persetujuan Bappenas sampai saat ini, tapi belum keluar," ungkapnya.
Seperti diketahui, rencananya Jepang akan membantu pengembangan enam pulau terlua dalam bidang kelautan dan perikanan. Keenam pulau itu adalah Sabang, Natuna, Morotai, Saumlaki, Moa, serta Biak.
Pemerintah Jepang akan membantu pembangunan pelabuhan perikanan, pasar, coastal radar, serta sistem satelit terbuka di enam pulau terluar Indonesia. (hns/hns)











































