DESDM Belum Terima Surat Antam Soal Saham Freeport

DESDM Belum Terima Surat Antam Soal Saham Freeport

- detikFinance
Senin, 30 Mei 2005 16:26 WIB
Jakarta - Departemen Energi dan Sumber daya Mineral (DESDM) sejauh ini belum menerima surat permintaan pembelian saham PT Freeport Indonesia oleh PT Aneka Tambang Tbk (ANTM)."PT Aneka Tambang Tbk (Antam) belum kirim surat ke kita. Mestinya bila akan melakukan divestasi saham ke Freeport meminta ke kita sebagai yang punya kuasa di pertambangan dan migas," kata Menteri Energi dan Sumber daya Mineral (ESDM) Purnomo Yusgiantoro saat jumpa pers di Departemen ESDM, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (30/5/2005).Pemerintah, kata Purnomo, memiliki saham 9,36 persen dan Freeport juga menawarkan divestasi sekitar 9 persen atau senilai US$ 700 juta. Diharapkan saham itu jatuh ke tangan perusahaan nasional. Menurutnya dalam aturan kontrak, sebelumnya mesti ditawarkan ke pemerintah yakni Departemen ESDM. Namun karena yang mempunyai anggaran adalah Depkeu maka DESDM mesti lapor ke Departemen Keuangan."Kita tunggu jawaban dari Menkeu akan dibeli atau tidak. Antam seharusnya melakukan konsultasi tingkat korporat untuk menentukan sumber uang dalam membeli saham itu. Sedangkan DESDM harus konsultasi ke Depkeu," imbuh Purnomo.Sementara itu, mengenai rencana keberangkatan presiden dan tim ekonomi ke Jepang, Purnomo menjelaskan, kunjungan itu merupakan bagian dari proses dialog dan tukar informasi untuk menggandeng investasi dalam rangka meningkatkan trade balancing di bidang migas dan tambang. Selain itu, kata Purnomo, saat kunjungan itu akan dibahas pula masalah ekspor LNG (gas alam cair) pasca 2010 yang akan tetap dilakukan meskipun tetap memperhatikam kebijakan gas domestik yakni pemenuhan kebutuhan energi PIM I, PIM II dan AAF."Kami juga akan bicarakan perpanjangan kontrak 12 juta ton, karena berkaitan dengan devisa negara. Juga akan dibicarakan mengenai penjadwalan ulang kontrak," ujarnya. (san/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads