Jumlah Pengangguran di Aceh Berkurang 22.000 Orang

Jumlah Pengangguran di Aceh Berkurang 22.000 Orang

Agus Setyadi - detikFinance
Senin, 06 Nov 2017 19:47 WIB
Jumlah Pengangguran di Aceh Berkurang 22.000 Orang
Foto: (Agus Setyadi/detikTravel)
Banda Aceh - Jumlah pengangguran di Aceh pada Agustus 2017 berkurang sebanyak 22.000 orang dibanding Februari lalu. Jumlah pengangguran di Tanah Rencong kini 150.000 orang.

Berdasarkan data yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh, jumlah angkatan kerja di Provinsi Aceh pada Agustus 2017 berjumlah 2,289 juta orang. Angka ini berkurang sekitar 41.000 orang dibanding Februari 2017 yang mencapai 2,330 juta orang. Jika dibanding Agustus tahun lalu sebesar 2,258 juta orang, angka ini mengalami penambahan sekitar 31.000 orang.

Sementara jumlah penduduk yang bekerja di Tanah Rencong pada Agustus 2017 berjumlah 2,139 juta orang. Angka ini berkurang sekitar 20.000 orang dibandingkan Februari 2017 yang mencapai sebesar 2,158 juta orang. Namun bertambah sekitar 51.000 orang dibandingkan Agustus 2016 sebesar 2,087 juta orang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jumlah penganggur pada Agustus 2017 sebesar 150.000, berkurang sekitar 22.000 orang dibandingkan Februari 2017 yang mencapai 172.000 orang. Jika dibandingkan dengan Agustus 2016 berkurang sekitar 21.000 orang, sebesar 171.000 orang," kata Kepala BPS Aceh Wahyudin kepada wartawan di Banda Aceh, Senin (6/11/2017).

"Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Provinsi Aceh pada Agustus 2017 mencapai 6,57%, lebih rendah 0,82% dari TPT bulan Februari 2017 yang sebesar 7,39%, dan lebih rendah 1,00% dari TPT bulan Agustus 2016 yang 7,57%," jelas Wahyudi.

Jika dilihat berdasarkan tingkat pendidikan, jumlah penduduk yang bekerja menurut pendidikan tertinggi setingkat SD ke bawah merupakan yang paling banyak dibandingkan jenjang pendidikan lainnya. Lulusan SD yang bekerja pada Agustus 2017 yaitu sebanyak 655.000 orang (30,64%) diikuti tingkat pendidikan SMA Umum sebanyak 582.000 orang (27,24%).


Selanjutnya tingkat pendidikan SMP sebesar 444.000 orang (20,75%), lalu tingkat diploma dan universitas sebanyak 363.000 orang (16,98%) dan terakhir tingkat pendidikan SMK sebanyak 94.000 orang (4,39%). Berdasarkan data tersebut, terlihat sebagian besar tenaga kerja di Provinsi Aceh masih didominasi oleh tenaga kerja dengan pendidikan yang rendah yaitu setingkat SD ke bawah.

"Berdasarkan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT), nilai TPT tertinggi adalah angkatan kerja yang memiliki pendidikan tertinggi SMA Kejuruan mencapai 10,95% dan SMA Umum sebesar 10,74%, sedangkan TPT terendah adalah penduduk dengan pendidikan tertinggi SD kebawah sebesar 2,32%," jelas Wahyudi.

"Nilai TPT tertinggi adalah penduduk dengan pendidikan SMA Umum dan SMA Kejuruan, menandakan bahwa banyak tenaga potensial lulusan SMA belum terserap secara maksimal ke dunia kerja," ungkapnya.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads