Follow detikFinance
Kamis 16 Nov 2017, 14:53 WIB

Jokowi Kumpulkan Menteri Bahas Progres Pembangunan 10 'Bali' Baru

Bagus Prihantoro Nugroho - detikFinance
Jokowi Kumpulkan Menteri Bahas Progres Pembangunan 10 Bali Baru Foto: Setpres Cahyo
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melanjutkan keseriusan untuk menciptakan 10 'Bali' baru di Indonesia. Beberapa menteri pun siang ini dipanggil ke Istana Kepresidenan Bogor untuk menghadiri rapat kabinet terbatas.

Adapun 10 Bali baru tersebut adalah Danau Toba, Tanjung Kelayang, Tanjung Lesung, Kepulauan Seribu, Borobudur, Kawasan Bromo, Mandalika, Labuan Bajo, Wakatobi, dan Morotai.

Jokowi meminta, destinasi wisata di Indonesia harus menjadi paket lengkap. Tidak cuma tentang keindahan alam, namun juga dilengkapi infrastruktur dasar, transportasi, restoran, cendera mata hingga tempat parkir.

Hal ini harus disiapkan lebih dulu oleh pemerintah agar lebih tertata rapi.

"Saya kira sangat baik kalau kita menyiapkan seperti Mandalika minta saja 2 hektar atau 3 hektar untuk pasar cendera mata. Yang bangun bisa perdagangan, bisa Kementerian PUPR dan desain-desain arsitektur lokal yang baik. Kemudian tempat pemberhentian bus dan lain-lain atau restoran-restoran kecil milik masyarakat kita yang siapkan," ungkap Jokowi dalam sambutannya di Istana Kepresidenan, Bogor, Kamis (16/11/2017).

"Jangan sampai kita biarkan masyarakat secara sendiri-sendiri membikin sehingga yang terjadi adalah PKL (pedagang kaki lima) yang bertebaran dimana-mana," jelasnya.

Jokowi juga ingatkan tentang pentingnya penghijauan. Seperti kawasan Toba (Sumatera Utara) dan Mandalika (Nusa Tenggara Barat) yang di beberapa titik tampak gundul.

"Betul-betul digarap secara baik sehingga benar-benar lingkungan yang ada itu sebuah lingkungan yang baik tidak gundul," terang Jokowi.

Indonesia menjadi penyelenggara acara Internasional tahun depan. Maka Jokowi meminta semua menteri bergerak cepat untuk merealisasikan 10 Bali baru.

"Sekarang ini kelihatannya ada pergeseran orang untuk tidak belanja barang, tidak belanja merek, tetapi senang traveling, senang wisata senang mencoba restoran baru, senang mencoba kopi, senang mencoba makanan makanan yang khas. Ya ini sebuah kesempatan yang harus kita manfaatkan," pungkasnya. (mkj/mkj)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed