Pemerintah Tak Keberatan Cemex Jual Saham di Semen Gresik
Jumat, 03 Jun 2005 16:57 WIB
Jakarta - Pemerintah tidak keberatan atas rencana Cemex untuk menjual 25,53 persen sahamnya di PT Semen Gresik Tbk (SMGR). Selain itu, rencana Cemex untuk membangun pabrik sendiri di daerah Jawa Barat juga disambut dengan baik. "Mungkin Cemex merasa tidak nyaman karena tidak menguasai mayoritas saham Semen Gresik. Jadi kalau mereka ingin keluar, itu sah-sah saja," kata Wapres Jusuf Kalla di kantornya, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (3/6/2005).Wapres juga menjelaskan, dalam put option yang disepakati pemerintah dan Cemex sebelumnya adalah option to sell dan bukan option to buy saham pemerintah. "Jadi kalau pemerintah nggak mau jual sahamnya, Cemex nggak bisa beli," tegas Wapres.Mengenai keinginan Cemex untuk membangun pabrik semen sendiri, Wapres mengatakan, langkah awal yang harus dilakukan Cemex adalah menjual sahamnya terlebih dahulu di Semen Gresik. "Pemerintah tidak keberatan. Kita terbuka untuk pabrik semen apa saja karena memang perlu untuk pembangunan infrastruktur," ujarnya. Sementara Presdir PT Semen Padang, Dwi Soetjipto, mengaku tidak setuju atas usulan sejumlah anggota DPR, agar pabrik semen masuk dalam daftar negatif investasi asing. "Saya pikir kenapa harus dibatasi demikian. Memang investor dalam negeri punya kemampuan untuk kelola industri semen. Tapi mestinya untuk kepentingan masyarakat, kita harus terbuka untuk mendapatkan investasi terbaik," tukas Dwi.
(qom/)











































