Boiler PLTGU Suralaya Bocor, PLN Kembali Lakukan Pemadaman
Sabtu, 04 Jun 2005 11:50 WIB
Jakarta -
PLN pada akhir pekan ini terpaksa melakukan pemadaman, meski beban rendah. Hal itu dilakukan karena tidak adanya pasokan BBM untuk PLTG Muara Tawar dan adanya kebocoran boiler di PLTG Suralaya.Namun pemadaman tidak akan dilakukan PLN, jika pelanggan bersedia mematuhi imbauan PLN untuk melakukan penghematan listrik hingga 50 watt pada akhir pekan ini."Hari Sabtu dan Minggu biasanya beban rendah. Rencana semula, tidak akan ada pemadaman. Tapi tiba-tiba PLN memiliki sejumlah masalah, sehingga ada gangguan suplai," kata General Manager Penyaluran dan pusat pengatur beban Jawa Bali PLN, Muljo Adji AG kepada detikcom, Sabtu (4/6/2005).Untuk PLTG Muara Tawar, dari 6 unit dengan kapasitas 140 mega watt, PLN hanya menjalankan 2 unit akibat tidak adanya pasokan BBM dari Pertamina. Dengan 4 unit yang nganggur karena tidak ada BBM, maka ada kekurangan pasokan listik hingga 560 mega watt.Sementara untuk PLTU Suralaya, terjadi kebocoran boiler yang memakan waktu untuk perbaikan hingga 5 hari. Kebocoran itu baru terjadi pada Sabtu (4/6/2005) pukul 03.00 WIB dini hari. "Kalau itu tetap dioperasikan, bisa berbahaya," tegas Muljo. PLTGU ini memiliki kapasitas hingga 600 mega watt.Muljo menegaskan, dengan kehilangan suplai hingga 1.160 mega watt akibat masalah di PLTG Muara Tawar dan PLTU Suralaya itu, maka PLN terpaksa melakukan pemadaman. "Tapi mudah-mudahan pelanggan mau melakukan penghematan sesuai imbauan kita, jadi tidak perlu ada pemadaman," kata Muljo. Dalam situs PLN, untuk jadwal pemadaman hari ini meliputi wilayah Tangerang untuk gardu induk Kembangan, Balaraja, wilayah Gambir dengan gardu induk Plumpang, wilayah Kebayoran dengan gardu induk Mampang Baru, Wilayah Gembir dengan gardu induk Muara Karang, Wilayah Kramat Jati dengan gardu induk Pulo Gadung dan wilayah Gambir dengan gardu induk Kebun Jeruk.
(qom/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































