Follow detikFinance
Selasa 05 Dec 2017, 20:12 WIB

Gerai GAP dan Banana Republic Mau Tutup, Nasib Karyawan?

Danang Sugianto - detikFinance
Gerai GAP dan Banana Republic Mau Tutup, Nasib Karyawan? Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - PT Gilang Agung Persada akan menutup gerai GAP dan Banana Republic pada Februari 2018. Keputusan itu diambil lantaran masa kontrak kerja sama dengan GAP Inc telah habis.

Meski menutup gerai, Gilang Agung Persada memastikan tidak ada pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap karyawan. Perusahaan akan mengalihkan pegawai ke brand lainnya yang lisensinya dikuasai.

"Kita akan alihkan ke brand-brand lainnya. Jadi enggak ada PHK," kata Brand Manager GAP Indonesia, Natasha Nasution saat dihubungi detikFinance, Selasa (5/12/2017).

Natasha menegaskan tutupnya GAP dan Banana Republic juga bukan berarti kinerja perusahaan melesu. Sebab pihaknya masih memiliki brand lain.

Dia juga mengatakan Gilang Agung Persada kini tengah fokus untuk mengembangkan brand-brand yang berkategori aksesoris fashion yang perputarannya cepat (fast moving fashion accessories). Adapun lisensi distrubusi yang dipegang perusahaan di antaranya Lasenza, Casio, VNC, Superdry, Gc, Nautica, Swarovski dan lainnya.

"Kita sekarang mau lebih fokus ke fast moving fashion accessories. Kita take over Casio juga baru setahun. Kita baru buka toko ritelnya banyak," tambahnya.

Saat ini gerai GAP tersisa di Surabaya Tunjungan Plaza 4 dan Grand Indonesia. Namun keduanya akan ditutup serentak pada Februari 2018.

Untuk GAP yang di Lippo Mall Puri sudah ditutup sejak 3 Desember 2017 kemarin. Sementara tok GAP yang ada di Pondok Indah Mall (PIM) II sudah ditutup sejak awal bulan kemarin. Sementara Banana Republic saat ini masih tersisa di Senayan City dan Grand Indonesia. (hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed