Follow detikFinance
Rabu 06 Dec 2017, 20:13 WIB

7 Pesan Jokowi Untuk Pejabat Negara

Hendra Kusuma - detikFinance
7 Pesan Jokowi Untuk Pejabat Negara Foto: Danu Damarjati/detikcom
Bogor - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) kepada seluruh pengguna anggaran baik Kementerian/Lemebaga maupun pemerintah daerah.

Dengan telah diserahkannya DIPA, maka menjadi tanda bahwa pada awal tahun depan dapat dilakukan pencairan atau belanja sebagai modal penggerak ekonomi nasional.

Namun, Jokowi setidaknya memberikan 7 pesan kepada kementerian, lembaga, serta pejabat daerah baik gubernur, bupati, dan wali kota.

"Yang pertama, kita harus memperkuat sinkronisasi, memperkuat keterpaduan, sinergi antar kegiatan yang didanai APBD kota, APBD kabupaten, APBD provinsi, dan APBN serta dana desa. Ini harus sambung, harus terintegrasi," kata Jokowi di Istana Bogor, Rabu (6/12/2017).

Jika tidak sinergi, Jokowi menyebutkan akan berdampak terhadap program kerja misalnya pembangunan bendungan, waduk, irigasi yang bertahun-tahun tidak selesai.

"Ini juga waduk enggak satu dua, pelabuhan enggak satu dua, jangan kita ulang sekali lagi seperti ini," mintanya.

Yang kedua, kata Jokowi, lakukan perencanaan dan penganggaran yang fokus, dengan tidak mengecer anggaran ke semua kegiatan yang hasilnya tidak nampak.

"Sekali lagi, uang jangan diecer ecer semuanya ke banyak kegiatan shga hasilnya tidak nampak, baunya saja tidak nampak, apa lagi fisiknya, ini kalau kita terlalu banyak kegiatan," ungkap dia.

Yang ketiga, tingkatkan belanja publik dan penuhi belanja mandatori, yakni yang berkaitan dengan anggaran pendidikan, kesehatan, alokasi dana desa. Keempat, lanjut Jokowi, Perda APBD harus disahkan tepat waktu untuk mempercepat pelaksanaan program dan kegiatan, untuk menghindari penumpukan anggaran di akhir tahun.

Kelima, lakukan efisiensi terhadap belanja operasional. Keenam, pemanfaatan dana desa untuk program swakelola padat karya cash for work. Dan yang ketujuh, adanya agenda strategis di mana Indonesia akan menjadi tuan rumah acara internasional seperti Asian Games, IMF-World Bank Annual Meeting, serta adanya Pilkada serantak di 171 daerah.

"Saya ingin mengingatkan kita semua harus fokus bekerja. Saya minta supaya terus meningkatkan koordinasi di seluruh jajaran sehingga APBN dapat menjadi katalisator pembangunan, juga jangan lupa menggandeng sektor swasta untuk berpartisipasi dalam pembangunan nasional khususnya di infrastruktur," tukas dia. (dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed