Follow detikFinance
Kamis 07 Dec 2017, 12:43 WIB

Musim Hujan dan Jelang Akhir 2018, Begini Pasokan Beras di Cipinang

Puti Aini Yasmin - detikFinance
Musim Hujan dan Jelang Akhir 2018, Begini Pasokan Beras di Cipinang Foto: Fadhly Fauzi Rachman/detikFinance
Jakarta - Kementerian Pertanian (Kementan) mencatat sawah di beberapa daerah Pulau Jawa sempat terendam banjir. Contohnya di Bojonegoro, Bantul, Wonogiri, Pacitan dan Trenggalek.

Selain itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, memperkirakan musim hujan akan berlangsung selama Desember hingga Januari-Februari 2018.

Lantas, apakah kondisi tersebut mengganggu pasokan beras ke Pasar Induk Cipinang hingga akhir bulan ini?


Menurut Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya, Arief Prasetyo Adi terjadinya musim hujan tidak mengganggu pasokan beras Pasar Induk Cipinang

"Enggak tuh (terhambat). Kemarin masih ada pasokan. Kemarin, hari sebelumnya masuk 3.500 ton sebelumnya 4.400 ton jadi masuk terus, ya di atas 2.500 semua masuknya," kata Arief kepada detikFinance, Kamis (7/12/2017).

Ia menjelaskan pasokan beras tersebut berasal dari daerah-daerah di Jawa, seperti Jawa Tengah dan Jawa Barat. Tapi, ia mengakui daerah tersebut hanya panen dalam jumlah yang kecil.

"Kalau stok yang masuk sekarang masih masuk dari beberapa daerah Jawa Tengah masih ada, Jawa Barat masih ada. Itu kan panen terus tapi ya panennya kecil-kecil. Nantilah panen besar, raya bulan Februari," imbuhnya.


Ia pun bahwa hingga saat ini pasokan beras di PIBC tidak terganggu dengan adanya musim hujan dan banjir.

"Saat ini kalau dilihat dari pasokan sih enggak kenapa. Nantinya yang tahu detail masalah produksi tanya Menteri Pertanian. Kalau di hilir di pasar masih nggak kenap, masih banyak berasnya," pungkasnya. (hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed