Kemendag Telusuri Penyebab Harga Telur Melonjak

Puti Aini Yasmin - detikFinance
Rabu, 20 Des 2017 16:50 WIB
Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Kementerian Perdagangan (Kemendag) memanggil para peternak ayam. Langkah ini diambil untuk mencari tahu penyebab kenaikan harga telur ayam ras belakangan ini.

Mengutip dari info pangan Jakarta, Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Jakarta, harga telur ayam ras Rp 25.558/kg, naik Rp 395 dari sebelumnya.

Harga tersebut merupakan rata-rata, dan tertinggi di Pasar Pos Pengumben Rp 27.000/kg.

"Kemarin kita panggil para peternak. Setelah kita cek, naiknya enggak terlalu tinggi," ujar Sekretaris Jenderal Kemendag, Karyanto Suprih, di Kemendag, Rabu (20/12/2017).


Menurut Karyanto, dari pertemuan itu terungkap stok di peternak cukup. Oleh sebab itu, Kemendag menelusuri apakah masalahnya ada di distribusi yang terhambat karena belakangan ini hujan deras.

Selain itu, para peternak juga diminta tidak memainkan harga dengan cara menahan pasokan.

"Sedang dicari tadi, karena cuaca, pengiriman terhambat dan sebagainya, tapi stok barang ada. Yang enggak boleh itu mereka memainkan harga," tutur Karyanto.

Dia menambahkan, Kemendag bersama Polri telah mengecek pasokan ke sejumlah distributor bahan pangan jelang Natal dan Tahun Baru. Dari hasil pengecekan itu belum ditemukan penimbunan

"Sampai sekarang seperti yg disampaikan Kabareskrim, kita kerja sama terus enggak ada seperti itu (penimbunan). Kita jamin stok itu ada, kita juga tetapkan beberapa komoditi melalui HET (Harga Eceran Tertinggi)," tutur Karyanto. (hns/zul)