Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 28 Des 2017 15:51 WIB

Curhat Tukang Terompet: Biasanya Bisa Jual 200, Sekarang Cuma 10

Selfie - detikFinance
Foto: Selfie Miftahul Jannah/detikFinance Foto: Selfie Miftahul Jannah/detikFinance
Jakarta - Pedagang terompet mengeluh penjualan mendekati tutup tahun ini masih sepi. Salah satunya, Tini, pedagang terompet di kawasan Stasiun Cikini, Jakarta Pusat.

Menurut Tini, biasanya jelang perayaan tutup tahun, ia bisa menjual hingga 200 terompet. Namun, baru 10 terompet yang laku sejak ia membuka lapak pada 20 Desember

"Turun banget, sepi biasanya kalau sudah tanggal segini sudah 200-an (terjual) ada yang borong, beberapa tahun lalu juga gitu, yang eceran juga banyak tapi sekarang enggak ada, saya jualan dari tanggal 20 (Desember) tapi di sini sepi," ujar dia kepada detikFinance, Kamis (28/12/2017).

Sejak 20 Desember Tini sudah menyediakan 200 terompet, tapi sampai saat ini stoknya masih menumpuk di rumah. Dia berharap pada 30-31 Desember nanti penjualannya bisa bertambah.

Penjualan terompet jelang Tahun Baru sepiPenjualan terompet jelang Tahun Baru sepi Foto: Selfie Miftahul Jannah/detikFinance

Dia juga berharap saat malam tahun baru nanti tidak hujan sehingga minat pembeli tidak surut mencari terompet.

"Memang ramainya tangal 30- 31 (Desember) yang beli. Semoga aja enggak hujan," ujar dia.

Sepinya penjualan terompet juga dirasakan Andi, pedagang terompet lainnya di kawasan Cikini.

"Saya sekarang jualan di pinggir jalan gini (depan stasiun cikini) juga sama saja, karena enggak jauh dari lapak sebelumnya. Hanya memang sepi," ungkap dia.

Penjualan terompet jelang Tahun Baru sepiPenjualan terompet jelang Tahun Baru sepi Foto: Selfie Miftahul Jannah/detikFinance

Ade yang berjualan terompet sejak 15 Desember ini enggan menyebut berapa terompet yang sudah laku terjual. Namun,ia mengaku penjualan tahun ini begitu jomplang dibanding tahun sebelumnya.

"Ini aja (barang) belum muter (modal), biasanya tuh tahun lalu bisa dapat sampai Rp 5 juta, ini Rp 1 juta saja belum," ujar dia. (hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com