Kok Bisa Tiket Kereta Bandara Soetta Sudah Ludes dari Pagi?

Hendra Kusuma - detikFinance
Sabtu, 30 Des 2017 11:12 WIB
Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta - PT Railink memastikan tiket kereta untuk perjalanan dari Stasiun Sudirman Baru (BNI City) menuju Bandara Soekarno-Hatta hingga pukul 12:51 telah habis terjual.

Direktur Utama Railink Heru Kuswanto mengatakan, habisnya tiket perjalanan menuju Bandara Soekarno-Hatta akibat tingginya animo masyarakat yang ingin menjajal moda transportasi massa tersebut.

Apalagi, kata Heru, pembelian tiket yang bisa diakses secara elektronik juga membuat masyarakat tidak perlu mendatangi stasiun untuk membeli tiket.

"Betul, masyarakat sudah mulai familiar untuk membeli secara online sehingga datang ke stasiun tinggal naik KA, tak perlu lagi repot membeli tiket," kata Heru saat dihubungi detikFinance, Jakarta, Sabtu (30/12/2017).

[Gambas:Video 20detik]


Dia mengungkapkan, pengoperasian Kereta Bandara ini baru dilakukan secara normal pada 2 Januari 2018. Sedangkan pengoperasian pada 26 Desember 2017 sampai 1 Janurari tahu depan merupakan proses uji coba.

Pada masa uji coba, kereta bandara melayani tarif reguler promosi dengan biaya Rp 30.000 per orang. Mulai 2 Januari tahun depan tarif normal akan berlaku seharga Rp 70.000 per orang.

Heru menuturkan, dalam tahap awal ini disiapkan sebanyak 42 perjalanan per hari hingga nanti ditingkatkan menjadi 82 perjalanan hingga 124 perjalanan per hari seiring persiapan infrastruktur.


"Nah, karena saat ini masih 42 perjalanan per hari sementara animo masyarakat meningkat maka jika pada satu KA telah habis terjual maka orang bisa beli untuk KA berikutnya dan seterusnya dan seterusnya," tambah dia.

Heru menegaskan, PT Railink tetap membuka layanan pembelian tiket sampai dengan perjalanan yang terakhir. Masyarakat bisa mengakses tiket melalui vending machine (VM) yang tersedia di setiap stasiun atau bisa juga secara online melalui aplikasi dan website Railink.

"Sistem ticketing kita desain untuk on terus 24 jam melalui pembelian online (bisa pakai i-book di website Railink maupun mobile app) dan go show via vending machine (VM) e-ticketing di Stasiun. Kita tidak memiliki loket, adanya VM e-ticketing," tukas dia.

(ang/ang)