Follow detikFinance
Kamis, 04 Jan 2018 12:27 WIB

Hasil Kajian Pindah Ibu Kota Dilaporkan ke Jokowi, Apa Saja?

Hendra Kusuma - detikFinance
Foto: Eduardo Simorangkir Foto: Eduardo Simorangkir
Jakarta - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro mengatakan, kajian awal pemindahan ibu kota Indonesia sudah dilaporkan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Menurut Bambang, Jokowi mengarahkan untuk dibahas lebih rinci lagi.

"Hasil kajian awal kemarin sudah dilaporkan kepada presiden, ya arahannya kita akan bahas lebih detil lagi," kata Bambang usai membuka acara Komunikasi Publik tentang Rancangan Peraturan Tata Cara Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah di Bappenas, Jakarta, Kamis (4/1/2018).

Lalu, apa saja yang dilaporkan Bambang ke Jokowi?


Bambang menyebutkan, hasil kajian awal yang dilaporkan mengenai kondisi daerah kandidat ibu kota baru, mulai dari sistem perencanaan, kelebihan dan kekurangan daerah itu, ketersediaan lahan, hingga infrastruktur penunjangnya.

"Meskipun kita membangun kota baru tapi akan lebih efisien. Nantinya kalau kota baru tersebut berapa jarak yang tidak terlalu jauh dari infrastruktur yang dibutuhkan," jelas Bambang.

Jauh sebelum kajian awal pemindahan ibu kota rampung, ada tiga provinsi yang menjadi calon kuat pengganti Jakarta, yakni Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Kalimatan Timur.


Namun, mantan Menteri Keuangan ini masih enggan menyebutkan nama daerah yang bakal menjadi ibu kota baru Indonesia. Menurut Bambang, lokasinya tetap sama di luar Pulau Jawa.

"Di luar jawa itu pasti, itu kan sudah saya kemukakan, ini kan lebih teknis. Jadi kemudian ya itu perencanaan, lokasi, infrastruktur, dan juga ketersediaan lahan," tutur Bambang. (hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed