Permintaan Beras di Solo Meningkat, Bulog Amankan Hingga Maret

Permintaan Beras di Solo Meningkat, Bulog Amankan Hingga Maret

Bayu Ardi Isnanto - detikFinance
Selasa, 09 Jan 2018 14:31 WIB
Permintaan Beras di Solo Meningkat, Bulog Amankan Hingga Maret
Foto: Ari Saputra
Solo - Kebutuhan beras di Solo mengalami meningkat sejak liburan Natal dan Tahun Baru 2018 kemarin. Untuk menjaga stabilitas harga, Badan Urusan Logistik (Bulog) Subdivre III Surakarta terus menggelar operasi pasar.

Kepala Perum Bulog Subdivre III Surakarta, Titov Agus Sabelia, mengatakan operasi pasar dilakukan di lima pasar di Solo, yakni Pasar Gede, Pasar Nusukan, Pasar Legi, Pasar Rejosari dan Pasar Harjodaksino.

"Akhir tahun kemarin sudah kita lakukan operasi pasar, habis 27 ton. Ternyata permintaan masih banyak, makanya kita gelar operasi pasar kembali," kata Titov dalam operasi pasar di Pasar Gede Hardjonagoro, Selasa (9/1/2018).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Dalam bulan ini, Bulog menyediakan sampai 20 ton beras dan akan ditambah sesuai kebutuhan. Titov memastikan stok beras di Solo aman hingga Maret 2018.

"Masyarakat tidak perlu resah. Stok kami pastikan aman sampai Maret 2018," ujarnya.

Kepala Dinas Perdagangan Surakarta Subagiyo mengatakan peningkatan permintaan beras diakibatkan banyaknya kunjungan wisata di Solo.


"Setelah liburan kemarin masih ada agenda seperti Haul Habib Ali bin Muhammad Al Habsyi yang dihadiri 100 ribu orang. Dalam sehari saja butuh tambahan stok 4-5 ton," ujarnya.

Adapun dalam operasi pasar tersebut, beras kualitas medium dijual Rp 9.350 per kg. Harga tersebut berada di bawah harga eceran tertinggi (HET) dari Menteri Perdagangan, yakni Rp 9.450 per kg. (hns/hns)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads