Follow detikFinance
Rabu, 10 Jan 2018 00:43 WIB

Minta Susi Setop Tenggelamkan Kapal, Luhut: Bukan Lindungi Mafia

Trio Hamdani - detikFinance
Foto: Ardan Adhi Chandra/detikFinance Foto: Ardan Adhi Chandra/detikFinance
Jakarta - Menteri Koordinator Kemaritiman, Luhut Panjaitan, sedang menjadi sorotan publik. Pasalnya, Luhut meminta Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, menghentikan aksi penenggelaman kapal.

Seperti diketahui bersama, selama tiga tahun terakhir, Susi gencar memberantas maling-maling ikan di laut Indonesia, khususnya yang berasal dari negara lain. Nah, agar ada efek jera, Susi menenggelamkan kapal-kapal tersebut.

Menurut Luhut, dia juga ikut terlibat dalam kebijakan menenggelamkan kapal-kapal maling ikan. Tepatnya, saat dia masih menjabat Kepala Staf Presiden.


Bahkan, kata Luhut, dia ikut mendorong kebijakan penenggelaman kapal itu dilakukan sebagai bentuk tindakan tegas.

"Saya sangat mendorong itu bahwa tindakan tegas. Saya ulangi ya, tindakan tegas penenggelaman kapal itu bisa dilakukan," kata Luhut di Kementerian Koordinator Kemaritiman, Selasa (9/1/2018).


Cuma, dalam perjalanannya, Luhut sempat berpikir kembali apakah perlu terus menerus kebijakan itu dilakukan. Pasalnya, masih ada cara lain yang bisa dilakukan untuk memanfaatkan kapal-kapal tersebut ketimbang ditenggelamkan.

"Nah saya bilang kenapa sekarang tidak kapal itu diberikan (ke nelayan) dengan melalui proses yang benar kepada koperasi-koperasi nelayan kita sehingga mereka bisa melaut," tutur Luhut.

Oleh karena alasan itu, Luhut menepis anggapan yang menyebut ada upaya melindungi mafia perikanan di balik permintaannya ke Susi menghentikan penenggelaman kapal.


"Jadi kalau dikatakan ada kita melindungi mafia itu sama sekali tidak benar. Saya yang pertama mengusulkan itu di bawah Menteri KKP (Kementerian Kelautan dan Perikanan)," tegas Luhut.

"Saya yang keras waktu saya (masih) Kepala Staf Presiden dan waktu saya Menko Polhukam. Jadi jangan ada yang berpikir macam-macam di luar saya melindungi (mafia). Enggak ada. Jangan ada meragukan integritas kami-kami ini," lanjutnya.


Dia menambahkan, kapal-kapal yang selama ini ditenggelamkan sebenarnya akan sangat bermanfaat bagi nelayan supaya mereka bisa melaut.

"Padahal nelayan kita banyak. Nelayan kita ini sekarang banyak yang di darat," tutup Luhut. (hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed