Follow detikFinance
Jumat, 12 Jan 2018 11:39 WIB

Luhut Tak Mau Lagi Komentari Kebijakan Penenggelaman Kapal Susi

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Foto: Ardan Adhi Chandra/detikFinance Foto: Ardan Adhi Chandra/detikFinance
Jakarta - Menko Kemaritiman Luhut Panjaitan tidak mau lagi mengomentari terkait kebijakan penenggelaman kapal yang dilakukan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. Padahal, beberapa waktu lalu Luhut meminta Susi untuk menghentikan upaya penenggelaman kapal pencuri ikan.

"Saya tidak mau bicara itu. Kau boleh tanya yang lain," tegas Luhut di Kemenko Kemaritiman, Jakarta Pusat, Jumat (12/1/2018).

Awal pekan lalu, Luhut meminta kepada Susi agar menghentikan kebijakan penenggelaman kapal. Daripada menenggelamkan kapal, Luhut mengatakan, lebih baik Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) meningkatkan produksi agar bisa ekspor lebih hlbanyak produk perikanan.

"Perikanan (Kementerian Kelautan Perikanan), sudah diberitahu tidak ada penenggelaman kapal lagi. Iya (tahun ini). Cukup lah itu (penenggelaman), sekarang kita fokus bagaimana meningkatkan produksi supaya ekspor kita meningkat," kata Luhut Senin lalu.

Melihat kinerja ekspor produk perikanan Indonesia Januari sampai dengan November 2017 sebesar US$ 4,09 miliar dengan volume ekspor 979.910 ton. Tren ekspor Januari-November 2017 mengalami kenaikan 8,12% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar US$ 3,78 miliar

Jika dilihat tren 5 tahun ke belakang, 2012-2017 naik 1,71% per bulan dengan kenaikan volume 1,63% per bulan. (ara/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed