Follow detikFinance
Kamis 18 Jan 2018, 15:11 WIB

Susi Akan Tenggelamkan Kapal Cantrang yang Melaut di Luar Jawa

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Susi Akan Tenggelamkan Kapal Cantrang yang Melaut di Luar Jawa Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - Kementerian Kelautan dan Perikanan memberikan kesempatan lebih lama bagi nelayan yang belum beralih menggunakan cantrang ke alat penangkapan ikan (API) ramah lingkungan. Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengatakan, nelayan boleh tetap menggunakan cantrang di masa transisi dengan syarat hanya boleh beroperasi di Pantai Utara Pulau Jawa.

Susi mengancam para nelayan yang melaut di luar area tersebut akan ditangkap dan diproses hukum, hingga ditenggelamkan.

"Kalau ada yang melanggar, ketangkap melaut di luar Jawa, sudah jelas kami tenggelamkan, kami proses hukum. Karena ini sudah kesepakatan, komitmen" katanya saat ditemui dalam jumpa pers di kantornya, Jakarta Pusat, Kamis (18/1/2018).

Susi bilang, wilayah Pantura dikhususkan karena wilayah lain banyak yang tidak setuju akan penggunaan cantrang dan telah beralih dalam penggunaan alat tangkap ke yang lebih ramah lingkungan.

"Di Pantura saja, karena di daerah lain banyak yang tidak setuju. Populasinya juga banyak di Pantura," ucapnya.

Seperti diketahui, sebelumnya dalam pertemuan antara Presiden Jokowi, nelayan dan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti disepakati bahwa pemerintah tidak akan mencabut Peraturan Menteri tentang pelarangan cantrang.

Namun, pemerintah akan memberikan perpanjangan waktu kepada kapal cantrang untuk tetap melaut sampai dengan pengalihan alat tangkap mereka selesai.

Hal ini dilakukan dalam kondisi tidak boleh ada penambahan kapal cantrang. Semua kapal cantrang yang ada harus melakukan pengukuran ulang kapalnya dengan benar dan hanya di Pantai Utara Pulau Jawa. Perpanjangan waktu dilakukan sampai rampung semua, tanpa ada batasan waktu. (eds/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed