"Untuk mengatasi, memberikan solusi kepada sahabat-sahabat kami, kawan- kawan dan untuk membantu masyarakat di mana kita tahu sekarang, beberapa bulan lalu ada kendala dari agent-agent dengan low cost," ujar Fuad di Hanggar GMF, Cengkareng, Tangerang, Rabu (24/1/2018)
"Untuk seluruh masyarakat, travel untuk masalah penerbangan. Maktour bantu manage dengan maskapai TerraAvia," lanjut Fuad.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pesawat untuk layanan umrah dari Maktour dan TerraAvia Foto: Puti Aini Yasmin/detikFinance |
Menurut Fuad ada sekitar 100 ribu jamaah yang terkendala berangkat umroh, oleh karena itu pihaknya akan memberikan solusi.
"Iya jadi kita mencoba membantu kawan-kawan yang memiliki problem dan ini juga saya yakin berpikir bagaimana mengatasi yang gagal berangkat itu jadi akan berbicara dengan kementerian, pemerintahan bahkan aparat. Ayo berikan solusi agar masyarakat yang tidak sempat berangkat hampir 100 ribu itu duduk hadir pesawat ini baru," terang Fuad.
Kerja sama ini diharapkan pula membantu biro perjalanan lain mendapatkan solusi tiket dengan biaya terjangkau untuk perjalanan Umrah. Lewat kerja sama ini, tersedia dua pesawat Boeing 747-400 dengan kapasitas 501 penumpang. Pesawat ini berasal dari Dubai yang dulunya juga melayani rute umroh dari Afrika.
Pesawat untuk layanan umrah dari Maktour dan TerraAvia Foto: Puti Aini Yasmin/detikFinance |
Nantinya penerbangan direncanakan dilakukan menggunakan satu pesawat.
"Maktour baru saja menghadirkan dua pesawat. Nanti setiap berangkat pakai satu pesawat. Satu lagi cadangan biar nggak ada risiko," terang Fuad.
Pesawat untuk layanan umrah dari Maktour dan TerraAvia Foto: Puti Aini Yasmin/detikFinance |
Direktur Pengembangan Bisnis Maktour, Suryo Putra, menambahkan pihaknya akan menjual tiket penerbangan di bawah 60% dari biaya umrah yang ditetapkan. Sebelumnya, pemerintah berencana menetapkan biaya umrah minimal sebesar Rp 20 juta per orang
"Kan dari Rp 20 juta itu 60%-nya Rp 12 juta. Jadi Insya Allah kita di bawah ini," tutupnya.
Saat ini, Maktour sedang mengurus perizinan jadwal penerbangan di Kementerian Perhubungan.
Sehingga diharapkan setelah perizinan tersebut selesai pihaknya bisa melaksanakan penerbangan perdana pada bulan Februari mendatang. (hns/hns)












































Pesawat untuk layanan umrah dari Maktour dan TerraAvia Foto: Puti Aini Yasmin/detikFinance
Pesawat untuk layanan umrah dari Maktour dan TerraAvia Foto: Puti Aini Yasmin/detikFinance
Pesawat untuk layanan umrah dari Maktour dan TerraAvia Foto: Puti Aini Yasmin/detikFinance