Follow detikFinance
Kamis, 25 Jan 2018 08:32 WIB

Minta Diukur Ulang ke Penjahit Langganan, Jokowi Mengaku Tambah Gemuk

Puti Aini Yasmin - detikFinance
Foto: Dok. Pribadi Foto: Dok. Pribadi
Jakarta - Tukang jahit langganan Presiden Joko Widodo (Jokowi), Suparto menceritakan kisah menariknya kala menjahit pakaian orang nomor satu di Indonesia ini. Jokowi meminta diukur ulang karena menilai berat badannya bertambah.

Pria kelahiran 57 tahun yang lalu ini mengatakan bahwa kejadian tersebut terjadi di awal kepemimpinan Jokowi menjadi seorang presiden. Ia mengatakan bahwa saat itu Jokowi ingin memesan baju untuk pelantikan.

"Jadi begini Beliau mau pelantikan itu minta diukur ulang. Padahal kita sudah punya ukurannya karena katanya Beliau tambah gemuk," katanya saat berbincang dengan detikFinance, Rabu (24/1/2018).

Ia pun menirukan cara Jowoki berbicara saat itu. Di mana Jokowi memanggil Suparto dengan sapaan 'Mas' dan meminta diukur ulang karena bertambah gemuk.

"Jadi minta ke saya 'Mas, aku minta diukur ulang. Aku tambah gemuk' sambil memperagakan perutnya tambah gemuk," tirunya dilanjuti gelak tawa.

Hasilnya, kata Suparto, lingkar pinggang Jokowi benar-benar bertambah. Penambahan ukuran tersebut sebanyak 2 cm.

Suparto menilai penambahan ukuran tersebut dikarenakan kondisi Jokowi yang kurang beraktivitas akibat selesai kampanye.

"Mungkin itu habis kampanye terus istirahat setelah kampanye tidak ada kegiatan jadi gitu," ungkapnya.

Suparto sendiri telah berkecimpung di dunia bisnis jahit-menjahit sejak 1980. Kini dirinya telah memiliki karyawan sebanyak 20 orang di tokonya yang bernama 'Arjuna Taylor'.

Suparto ini juga dikenal sangat peduli dengan para difabel. Selain mempekerjakan difabel, pria yang bergabung dengan Yayasan Maria Monique Lastwish inj juga memberi bantuan kursi roda ke sejumlah difabel Rabu Kemarin. (ang/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed