Jelang Imlek, China Minta RI Ekspor Manggis 2.000 Ton

Puti Aini Yasmin - detikFinance
Senin, 29 Jan 2018 18:22 WIB
Foto: Ari Saputra
Jakarta - Pemerintah China meminta Indonesia untuk mengimpor buah manggis sebanyak 2.000 ton. Hal itu dilakukan sebelum Imlek tiba.

Kepala Badan Karantina Kementerian Pertanian, Banun Harpini mengatakan bahwa pemerintah China meminta Indonesia untuk mengekspor buah manggis sebelum perayaan Imlek. Nantinya jumlah buah yang diekspor ada sebanyak 2.000 ton.

"Mereka (China) minta sebelum Imlek manggis-manggis kita tuh minimal 2000 ton sudah masuk," katanya di Kementerian Pertanian, Jakarta, Senin (29/1/2018).

Lebih lanjut, Banun mengatakan bahwa buah manggis yang akan diekspor merupakan hasil produksi terbaik dari Provinsi Sumatera Barat, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Bali. Pasalnya sudah melalui tahapan sertifikasi dari jenis penyakit.

"Provinsi Sumatera Barat, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur ada sebagian dan Bali. Jadi begini kebun-kebun yang sudah disertifikasi, sertifikasinya adalah bebas beberapa penyakit yang menjadi konsen China antara lain kodok, kutu putih lalu ada jenis kutu-kutuan lain," imbuhnya.

Ia juga memaparkan bahwa sebelumnya pihaknya telah melakukan ekspor buah manggis ke China sebanyak 6-7 ton. Kemudian pada Jumat mendatang pihaknya jug akan melepas sebanyak 20 ton manggis ke China.

"Jadi yang kita mulai lonceng (ekspor) lalu dari bulan Januari itu sudah sekitar 6 sampai 7 ton. Tetapi besok hari Jumat nanti saya undang kami akan melepas dengan menggunakan container dan itu 20 ton ke Tiongkok," jelasnya. (dna/dna)