Ada Tol Laut, Harga Daging Masih Mahal

Selfie Miftahul Jannah - detikFinance
Selasa, 30 Jan 2018 14:57 WIB
Foto: Puti Aini Yasmin/detikFinance
Jakarta - Berbagai cara dilakukan pemerintah untuk menurunkan harga daging sapi hingga di bawah Rp 100.000/kg. Bahkan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sempat menargetkan harga daging sapi segar bisa turun hingga Rp 80.000/kg.


Salah satu upaya yang dilakukan adalah lewat program tol laut yakni program transportasi menggunakan kapal yang melakukan perjalanan secara terjadwal, menghubungkan berbagai wilayah di Indonesia. Berbagai barang kebutuhan pokok diangkut, termasuk sapi hidup.

Pada 11 Desember 2015 lalu, Jokowi meluncurkan Kapal KM Camara Nusantara 1 sebagai kapal khusus ternak yang menghubungkan antar pulau (tol laut), dan bertujuan untuk menata ulang struktur pasar sapi nasional.

Kapal ini diharapkan mampu memperlancar angkutan ternak hidup dari wilayah sentra produksi di NTT untuk didistribusikan ke wilayah sentra konsumsi di DKI Jakarta.


Kapal ini memiliki kapasitas angkut 500 ekor setiap pelayaran, kapasitas muat ini masih kecil dibanding animo masyarakat yang cukup besar untuk menggunakan kapal ternak tersebut. Pada tahun 2018 sudah dialokasikan oleh Kementerian Perhubungan penambahan menjadi 6 unit kapal. Pemanfaatan kapal ternak ini akan terus dievaluasi untuk perbaikan ke depan.

Sebagai benefit utama dari beroperasinya kapal ternak Camara Nusantara 1 ini, yaitu adanya perbaikan harga jual ternak di tingkat peternak serta adanya penurunan harga jual di tingkat konsumen sapi.

Berdasarkan hasil evaluasi pada tahun 2016, terdapat kenaikan harga jual sapi hidup yang dinikmati oleh peternak yaitu dari harga rata-rata Rp 29.000/kg bobot hidup (BH) sebelum adanya kapal ternak, menjadi Rp 32.000/KgBH, atau terdapat rata-rata peningkatan harga di tingkat peternak sebesar 10,34%.

Sementara untuk harga jual sapi di tingkat konsumen terdapat rata-rata penurunan harga jual dari Rp. 46.000/KgBH menjadi Rp 43.000/ KgBH atau terdapat rata-rata penurunan harga jual ternak sebesar 6,52%.

Pada tahun 2018 sudah dialokasikan oleh Kementerian Perhubungan penambahan menjadi 6 unit kapal. Pemanfaatan kapal ternak ini akan terus dievaluasi untuk perbaikan ke depan. Selain itu juga, akan tetap dilakukan kordinasi dan monitoring pada tingkat pengaturan tataniaga ternak setelah sampai di tujuan serta dampaknya terhadap penjualan daging pada masyarakat.

Pantauan detikFinance di lapangan, hari ini, Selasa (30/1/2017), harga daging sapi segar masih terpantau mahal. Di pasar Cakung, Jakarta Timur misalnya, harga daging sapi masih berada di atas Rp 100.000/kg. Lebih tepatnya, Rp 120.000/kg.


Harga tersebut masih jauh dari target Jokowi di awal pelaksanaan program tol laut yakni harga daging sapi di Rp 80.000/kg.

Efektifkah program tol laut Jokowi turunkan harga daging? (dna/zlf)