Follow detikFinance
Rabu, 14 Feb 2018 13:14 WIB

Penduduk RI Jadi 321 Juta di 2045

Hendra Kusuma - detikFinance
Foto: Grandyos Zafna Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) menyebutkan, jumlah penduduk Indonesia akan menjadi 321 juta pada saat 100 tahun kemerdekaan atau di 2045.

Hal itu diungkapkan oleh Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro saat menjadi pembicara kunci di acara Kick Off Meeting Sensus Penduduk 2020 di kantor pusat BPS, Jakarta Pusat, Rabu (14/2/2018).

"Ketika 2045 berapa orang yang berkontribusi, jumlah penduduk 321 juta," kata Bambang.

Dia menyebutkan dari penduduk yang jumlahnya 321 juta, sekitar 209,5 juta merupakan usia produktif antara 15-64 tahun, sekitar 66,8 juta usia muda atau di bawah 15 tahun.

Pada saat itu juga total fertility rate (FTR) 2,1 per keluarga, harapan hidup menjadi 72,8 tahun, jumlah lansia 62,85 juta, dan urbanisasi alias penduduk yang tinggal di kota menjadi 67,1%.

"Pada 2045 visi Indonesia juga menjadi negara yang penduduknya menguasai Iptek, pembangunannya sudah maju, kondisi politiknya semakin demokrasi, kuat, dan bersih dari korupsi," kata dia.


"Juga nantinya penduduk di usia muda akan mencari pekerjaan di luar negeri, kami harapkan mereka adalah tenaga kerja yang terampil dan ahli," tambah dia.

Dengan bonus demografi yang tinggi, kata Bambang, pemerintah harus bisa memanfaatkannya dengan memelihara TFR di level 2,1 per keluarga dan menurunkan infant mortality rate (IMF) menjadi 3%.

"Kalau dua hal ini bisa dilakukan bonus demografi bisa diperpanjang. Kemarin sempat saya usulkan ubah kampanyenya, kemarin kan 2 anak cukup jadi maksimal 2 anak. Jangan Indonesia keburu aging population sebelum jadi negara maju. Itu terjadi di Jepang hari ini, Rusia hari ini, Singapura hari ini," tutup dia. (ara/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed