Follow detikFinance
Rabu, 14 Feb 2018 14:17 WIB

Jeruk Mandarin 'Menghilang', Kemendag: Pakai Jeruk Lokal Saja

Puti Aini Yasmin - detikFinance
Foto: Trio Hamdani Foto: Trio Hamdani
Jakarta - Jelang Imlek komoditas jeruk Mandarin menghilang dari peredaran. Kementerian Perdagangan (Kemendag) pun menyarankan untuk menggunakan jeruk lokal.

Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kemendag Oke Nurwan mengatakan pihaknya memang belum mengeluarkan izin impor jeruk mandarin. Ia mengatakan perayaan Imlek tidak harus dengan jeruk mandarin, mengonsumsi jeruk lokal pun bisa.


"Jadi kita memang belum keluarkan, kita tahan karena jeruk Pontianak, jeruk Garut kalau pun Imlek pakai lah jeruk lokal," ucapnya saat berbincang dengan detikFinance, Rabu (14/2/2018).

Lebih lanjut, Oke mengatakan tidak keluarnya izin impor tersebut untuk mendorong penjualan produk lokal. Sebab ia menilai produksi jeruk lokal melimpah.

"Ya belum dikeluarin saja. Karena masih banyak jeruk Pontianak dan jeruk nasional yang ada," imbuhnya.



mportir mengatakan langkanya jeruk mandarin jelang Imlek karena pemerintah tidak mengeluarkan Surat Persetujuan Impor (SPI) sejak Nopember 2017. Hal itu membuat buah tersebut tidak tersedia di pasar induk hingga supermarket.

"Anggota kami yang jumlahnya puluhan, sampai hari ini tidak ada satu pun yang menerima izin SPI untuk produk jeruk mandarin dari China," ujar Ketua Umum Asosiasi Eksportir Importir Buah dan Sayuran Segar Indonesia, Khafid Sirotudin ketika dihubungi detikFinance, Jakarta, Selasa (13/2/2018).

Kata dia, izin impor jeruk mandarin masih tertahan di Kementerian Perdagangan. Sementara Rekomendasi Impor Produk Hortikultura (RIPH) dari Kementerian Pertanian sudah keluar awal tahun.

"RIPH sudah keluar. Ini kan syarat urus SPI. RIPH dari deptan (Kementerian Pertanian) itu keluar, rekomendasi kita impor dari China, keluar bulan Januari. Tapi pengajuan kita ke SPI ke depdag (Kementerian Perdagangan) tidak dikeluarin," ujarnya.

(zlf/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed