Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 23 Feb 2018 16:59 WIB

Ganjil Genap di Tol Bekasi Diprediksi Kurangi Macet 30%

Trio Hamdani - detikFinance
Foto: Trio Hamdani Foto: Trio Hamdani
FOKUS BERITA Ganjil-Genap di Tol
Jakarta - Pengamat Transportasi Djoko Setijowarno mengatakan aturan ganjil genap di pintu tol bisa mengurangi kemacetan hingga 30%. Hal itu seiring berkurangnya jumlah kendaraan yang melintas di jalan bebas hambatan tersebut.

"Bisa kurangi sekitar maksimal 30% lah, 30% agak lumayan. Bisa kurangi 30% lah," katanya ketika dihubungi detikFinance, Jakarta, Jumat (23/2/2018).


Hal itu bisa mengurangi kepadatan di tol, dengan catatan implementasi dari aturan tersebut benar-benar diterapkan secara serius. Artinya semua pihak menaati hal tersebut.

Sementara ini, karena jumlah kendaraan sudah terlalu banyak mengakses tol membuat kemacetan tidak terhindarkan. Makanya pemerintah dirasa perlu mengeluarkan aturan untuk membatasinya.

"Ya macet karena tadi banyak kendaraan pribadi. Ya sudah overload tol itu," terangnya.


Dia mengatakan sebagai jalan bebas hambatan, idealnya laju kendaraan di tol bisa mencapai 60 km/jam. Untuk antar kota menurutnya minimal 80 km/jm

"Kalau antarkota minimal 80 km/jam. Perkotaan nggak bisa 60 lagi dia (saat ini karena jumlah kendaraan terlalu banyak di tol)," sebutnya.

Sementara itu, Humas Jasa Marga Jakarta-Cikampek Irwansyah mengatakan, di Tol Bekasi Barat dan Bekasi Timur kecepatannya maksimal hanya 35 km/jam.

"Selama ini kan karena kepadatan kecepatan kendaraan rata-rata 25-35 km/jam. Dengan sistem (ganjil genap) ini mudah-mudahan bisa kecepatan rata-rata terdongkrak ke 35-60 km/jam," jelasnya ketika berbincang dengan detikFinance, Jumat (23/2/2018).

Untuk diketahui, pemerintah sepakat menerapkan aturan ganjil genap di pintu tol Bekasi Barat dan Bekasi Timur pada ruas tol Jakarta-Cikampek arah Jakarta. Aturannya berlaku pada 12 Maret 2018.

Paket kebijakan pengurai kemacetan di ruas tol Jakarta-Cikampek tertuang dalam Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) tentang Angkutan Barang dan Ganjil Genap.

Paket kebijakan pengurai kemacetan tersebut memiliki tiga aturan, yang pertama tentang aturan ganjil genap. Kedua pengaturan jalur khusus bus. Ketiga, pengaturan pengoperasian kendaraan besar yang masuk dalam golongan III, IV, dan V. (zlf/zlf)
FOKUS BERITA Ganjil-Genap di Tol
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed