Follow detikFinance
Selasa, 27 Feb 2018 10:30 WIB

Ferry Salim Hingga Susi Susanti Kumpul di Kelapa Gading

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Foto: Achmad Dwi Afriyadi Foto: Achmad Dwi Afriyadi
Jakarta - Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Jakarta Kelapa Gading mengumpulkan sekitar 200 Wajib Pajak (WP) Orang Pribadi di Sport Club Kelapa Gading Jakarta Utara. Wajib pajak ini mengikuti tax gathering dan pemberian penghargaan kepada WP Orang Pribadi.

Dalam pantauan detikFinance, Selasa (27/2/2018), acara ini diikuti sejumlah artis seperti Ferry Salim, Benjamin Joshua, dan Sigi Wimala. Adapula atlet legendaris bulu tangkis Susi Susanti dan Alan Budikusuma.

Acara sendiri dimulai sekitar pukul 09.30 WIB. Acara dimulai dengan pembacaan doa. Kemudian, dilanjutkan oleh menyanyikan lagu Indonesia Raya.


Dalam sambutannya, Kepala KPP Pratama Kelapa Gading Bagyo Ardananto mengatakan, penghargaan akan diberikan pada WP Orang Pribadi pembayar pajak terbesar. Lalu, juga diberikan pada pembayar pajak paling taat.

"Terkait tax gathering acara ini, kami selenggarakan dalam rangka pemberian piagam penghargaan. Untuk pembayar terbesar termasuk patuh menyampaikan SPT," kata dia di lokasi acara, Selasa (27/2/2018).

Sambungnya, penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi WP yang turut menjaga kemandirian Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

"Penghargaan itu kita berikan karena kontribusi bapak ibu dalam membayar pajak, dalam menjaga kemandirian APBN," tukas dia.

Capaian KPP Kelapa Gading

Bagyo menerangkan, penerimaan pajak tahun 2016 sebesar Rp 4,3 triliun. Raihan tersebut naik tinggi dibanding 2015 sebesar Rp 2,6 triliun. Tingginya penerimaan pajak tersebut ditopang oleh Program Tax Amnesty atau pengampunan pajak.

"Tahun 2016 melonjak tinggi pertumbuahannya hampir 60 persen itu mencapai Rp 4,3 triliun. Ini yang saya sebutkan tadi salah satunya peranan bapak ibu waktu Program Tax Amnesty yang totalnya jika bisa disampaikan Rp 1,7 triliun uang tebusan yang bapak ibu setor untuk negara," jelas Bagyo.

Penerimaan pajak di KPP Pratama Kelapa Gading pada tahun 2017 sebesar Rp 3,4 triliun. Artinya, penerimaan itu turun dibanding tahun sebelumnya. Meski begitu, jika mengeluarkan komponen tax amnesty terjadi peningkatan.

"2017 kita mampu menghimpun penerimaan negara Rp 3,4 triliun sekian. Kalau di 2016 pembayaran dari tax amnesty kita keluarkan kami masih tumbuh 27,24%," jelas Bagyo.

Selanjutnya, dia mengatakan, dari total penerimaan pajak 2017 sebanyak Rp 3,4 triliun, sebanyak Rp 3,1 triliun merupakan WP Badan. Dia bilang, sebanyak 88 persen merupakan WP Badan.

Sisanya, sekitar Rp 361 miliar atau 10,2 persen merupakan WP Orang Pribadi. Jika dirinci kembali, dari Rp 361 miliar penerimaan pajak dari WP Orang Pribadi, sebanyak Rp 148 miliar dibayarkan oleh 200 orang.

"Kita breakdown dari WP Orang Pribadi tadi yang Rp 360 miliar, kontribusi yang kita undang sekitar 200 WP ini kontribusinya adalah 41 persen tapi terhadap Rp 360 miliar tadi. Karena secara total kan WP Orang Pribadi Rp 360 miliar dan 41 persen atau Rp 148 miliar di tahun 2017," tutup dia. (dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed