Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 01 Mar 2018 07:39 WIB

Jokowi Sebut Ekonomi RI Tembus US$ 1 Triliun, Apa Artinya?

Hendra Kusuma - detikFinance
Foto: Laily Rachev/Biro Pers Foto: Laily Rachev/Biro Pers
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebutkan ekonomi Indonesia saat ini sudah tembus US$ 1 triliun yang artinya semakin baik dan bersaing dengan negara lain.

Perkembangan ekonomi Indonesia itu belum disadari oleh banyak masyarakat. Padahal, dengan ukuran ekonomi tersebut Indonesia menjadi negara dengan ekonomi triliun dolar atau trillion dolar club. Apa itu?

Trillion dollar club menjadi sebutan bagi negara yang produk domestik bruto (PDB) nya mencapai lebih dari US$ 1 triliun atau setara Rp 13.500 triliun dengan nilai kurs rata-rata Rp 13.500 per US$.


PDB adalah nilai pasar semua barang dan jasa yang diproduksi oleh suatu negara pada periode tertentu, baik yang dilakukan oleh warga negara Indonesia (WNI) maupun warga negara asing (WNA). PDB juga merupakan salah satu metode menghitung pendapatan nasional.

Peneliti dari Institute dor Development of Economics and Finance (INDEF) Bhima Yudhistira mengatakan Indonesia masuk sebagai negara trillion dollar club dikarenakan nilai PDB-nya sudah melebihi US$ 1 triliun.

"Tahun 2017 PDB Indonesia berdasarkan harga berlaku mencapai Rp 13.588 triliun," kata Bhima saat dihubungi detikFinance, Jakarta, Kamis (1/3/2018).

Bhima menyebutkan banyak manfaat yang bisa diperoleh Indonesia usai menjadi negara trillion dollar club.

"Manfaatnya potensi ekonomi negara trillion dollar cukup besar sehingga menarik minat para investor," kata Bhima.


Sementara itu, Ekonom dari PT Bank Permata Josua Pardede mengatakan, nilai PDB Indonesia saat ini sebesar US$ 1,02 triliun atau meningkat dibandingkan PDB pada 2016 yang sebesar US$ 932,7 juta.

"Indonesia masuk dalam trillion dollar club, dan peringkat PDB Indonesia berdasarkan paritas daya beli/PPP pada 2017 juga diperkirakan naik 1 peringkat menjadi peringkat 7 dari tahun sebelumnya peringkat 8," kata Josua.

Sementara itu, Kepala Pusat Studi Ekonomi dan Kebijakan Publik di Universitas Gadjah Mada (UGM) Tony Prasetiantono menyebut, ekonomi Indonesia saat ini berada di peringkat 16 dengan PDB terbesar di dunia.

"Indonesia berada pada peringkat 16 negara dengan PDB terbesar di dunia, di atas Turki dan Belanda, dan setara dengan Brasil, negara dengan size perekonomian terbesar di Amerika Latin," tutup dia.

(ang/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed