Bangun Infrastruktur, Pemprov DKI Ajak Badan Usaha

Bangun Infrastruktur, Pemprov DKI Ajak Badan Usaha

Mochamad Zhacky - detikFinance
Jumat, 02 Mar 2018 11:08 WIB
Bangun Infrastruktur, Pemprov DKI Ajak Badan Usaha
Foto: Muhammad Fida/detikcom
Jakarta - Pemprov DKI Jakarta mulai mengintensifkan pembangunan sejumlah infrastruktur. Proyek-proyek infrastrukturnya mulai dari yang brkaitan dengan transportasi hingga pengolahan air.

Wagub DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan pihaknya akan menggunakan skema KPBU atau kerjasama pemerintah dan badan usaha, termasuk swata, untuk mengerjakan sejumlah proyek tersebut.

"(Skema) Sudah diputuskan, (KPBU) akan dipimpin oleh Pak Sekda (Sekda DKI Saefullah) dan akan dibantu oleh tiga unsur, yaitu unsur PTSP, yaitu Pak Edi Junaedi sebagai sekretarisnya, dan dibantu juga oleh Bappeda, dan badan untuk memastikan pengaturan lelang barang dan jasanya," kata Sandiaga di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (1/3/2018).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sandi menuturkan proyek yang akan dikembangkan Pemprov DKI bervariasi. Ada yang berkaitan dengan transportasi, serta berkaitang dengan proyek pengolahan air.

"Major infrastructure project yang berikutnya adalah clean water. Di sini ada beberapa proyek untuk water treatment plant yang akan kita dorong. Mulai dari water treatment plant (sungai) Jembatan Besi, sampai water treatment plant Cilandak, Pesanggrahan, maupun ada beberapa inisiatif yang berkaitan dengan clean water," kata Sandi.

Selanjutnya ada juga proyek utilitas. Sandi menjelaskan ada proyek bersama pihak swasta mengenai pembuatan saluran pembuangan sisa produksi atau ducting. Ada juga untuk proyek pembangunan stadion.

"Ada lagi program utilitas seperti ducting bersama, untuk infrastruktur lainnya New Port Tanjung Priok, yang sudah sering didengar stadion yang kita juga dorong dalam kemitraan pemerintah dan badan usaha," ujar Sandi.

Wagub usungan Partai Gerindra dan PKS itu juga menyebut proyek dalam bidang pariwisata. Pemprov DKI mendorong pembangunan tempat wisata di Kepulauan Seribu.

"Di tourism, kita dorong tiga resort bertaraf internasional di Kepulauan Seribu dan juga revitalisasi dari bandara (Pulau Panjang) yang kemarin baru didorong dan kita ingin bahwa ini menjadi tulang punggung daripada proyek-proyek yang akan kita dorong ke depan dalam jangka waktu 18 bulan ke depan," tutur Sandi. (gbr/fdl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads