Follow detikFinance
Kamis, 08 Mar 2018 07:27 WIB

Apa Jadinya Jika Pekerja Asing Mudah Masuk Indonesia?

Trio Hamdani - detikFinance
Halaman 1 dari 6
Ilustrasi tenaga kerja. Foto: Rifkianto Nugroho Ilustrasi tenaga kerja. Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta - Pemerintah sepakat membentuk peraturan presiden (Perpres) tentang tenaga kerja asing (TKA) khusus yang bakal bekerja di Indonesia.

Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri mengatakan perpres yang akan diterbitkan ini akan menyelaraskan aturan mengenai TKA yang selama ini masih dianggap berbelit.

"Intinya semua akan ditata dengan prinsip dasar, yang pada dasarnya boleh masuk harus dipermudah, yang tidak boleh masuk, misalnya pekerja kasar enggak bisa masuk, jangan sampai terbalik-balik," kata dia.

Rekomendasi mengenai aturan perizinan dari tiap kementerian dan lembaga yang dianggap tidak perlu juga akan dipangkas agar prosesnya bisa lebih cepat.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan rekomendasi mengenai proses perizinan nantinya akan berada di Kementerian Ketenagakerjaan saja. Hal itu juga berlaku untuk pengajuan TKA yang diajukan oleh perusahaan.

Menurut Darmin, penggunaan TKA khusus ini memang dibutuhkan seiring berkembangnya zaman. Apalagi di Indonesia belum banyak tersedia tenaga ahli, sebut saja di sektor e-commerce untuk posisi ahli programer. Oleh karenanya proses perizinannya perlu dimudahkan.

Sementara itu, Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Muhammad Nasir mengatakan Perpres ini juga akan mempermudah proses pemanfaatan seperti dosen atau profesor asing.

"Kalau kita adalah dosen atau profesor asing masuk di dalam negeri maka pengaturannya di dalam peraturan TKA harus ada kemudahan yang jelas, mahasiswa juga," kata Nasir.

Lantas, apa jadinya jika pekerja asing dipermudah masuk ke Indonesia?


(ang/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed