Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 08 Mar 2018 15:10 WIB

Bamsoet Hingga Fadli Zon Lapor SPT

Tsarina Maharani - detikFinance
Pimpinan DPR beserta seluruh anggota Dewan melaporkan SPT Tahunan Pribadi. Di lokasi, tampak pimpinan DPR Fahri Hamzah, Agus Hermanto, dan Fadli Zon. (Foto: Tsarina Maharani) Pimpinan DPR beserta seluruh anggota Dewan melaporkan SPT Tahunan Pribadi. Di lokasi, tampak pimpinan DPR Fahri Hamzah, Agus Hermanto, dan Fadli Zon. (Foto: Tsarina Maharani)
Jakarta - Pimpinan DPR beserta seluruh anggota Dewan melaporkan SPT Tahunan Pribadi kepada Direktorat Jenderal Pajak. Ketua DPR Bambang Soesatyo menjamin seluruh anggota Dewan taat membayar pajak.

Laporan SPT digelar di Gedung Nusantara III, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (8/3/2018). Di lokasi, tampak hadir Dirjen Pajak Robert Pakpahan bersama pimpinan DPR Fahri Hamzah, Agus Hermanto, dan Fadli Zon.

"Saya jamin tidak ada seorang pun dari 560 anggota DPR yang ngemplang pajak. Karena sudah langsung dipotong gajinya," kata Bamsoet, sapaan akrab Bambang Soesatyo, sedikit bergurau.


Ia mengatakan, inisiasi pelaporan ini menunjukkan bahwa seluruh anggota dan staf DPR taat pajak. Bamsoet memang mendorong pelaporan SPT Tahunan Pribadi karena merasa memiliki tanggung jawab moral terhadap kepatuhan pajak para anggotanya.

"Ini sebagai wujud komitmen saya sebagai Ketua DPR dalam memastikan bahwa seluruh anggota DPR dan karyawan DPR untuk melaporkan SPT di tahun 2017 tepat waktu. Saya bertanggung jawab secara moril terhadap kepatuhan seluruh anggota dan karyawan di lingkungan DPR," sebut politikus Golkar itu.


Menurutnya, ketaatan membayar pajak sangat penting. Sebab, salah satu sumber pendanaan APBN adalah lewat pajak yang dibayarkan oleh warga negara.

"Sebagaimana kita ketahui, bahwa ketaatan kita dalam melaporkan SPT tahunan disertai ketataan dalam membayar pajak. Salah satunya pendapatan negara yang tiap masuk dalam APBN adalah bersumber dari pajak kita," jelasnya.

Menutup pidato dalam pelaporan SPT itu, Bamsoet melemparkan dua bait pantun. Ia kembali menegaskan pentingnya bayar pajak.

Anak gadis ke pasar naik becak
Berbaju merah selendang kuning
Masyarakat taat bayar pajak
Pikiran APBN tak perlu lg pusing

Petani pergi membajak
Beli bibit langsung dibayar
Mari kita membayar pajak
Agar pembangunan semakin lancar (tsa/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed