Purnomo: Hasil Kesepakatan Blok Cepu Masih Perlu Diteliti

Purnomo: Hasil Kesepakatan Blok Cepu Masih Perlu Diteliti

- detikFinance
Rabu, 29 Jun 2005 14:36 WIB
Jakarta - Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro mengaku, hasil kesepakatan pemerintah Indonesia dan ExxonMobil soal Blok Cepu yang berhasil dicapai Jumat (24/6/2005), masih perlu diperiksa apakah sudah memenuhi UU Migas dan menguntungkan negara.Namun Purnomo tidak bisa memastikan apakah hasil kesepakatan tersebut bisa dianulir jika tidak memenuhi ketentuan tersebut.Purnomo juga mengaku, dirinya selaku pemegang kuasa pertambangan belum menerima hasil perundingan soal Blok Cepu tersebut. "Terus terang kami masih menunggu bentuk kontraknya. Karena itu adalah Kontrak Kerjasama (KKS)," kata Purnomo usai mengikuti seminar bertajuk "Mix Policy and Security Energy Supply" di Wisma Bimasena, Hotel Dharmawangsa, Jakarta, Rabu (29/6/2005).Purnomo menjelaskan, ada 4 hal yang perlu diselesaikan di tingkat korporat yakni split, participating interest, kompensasi dan operatorship. Ditambahkan Purnomo, bila di tingkat korporat sudah selesai akan diajukan ke pemerintah dan diajukan ke kuasa pertambangan yakni Menteri ESDM lewat BP Migas. Namun hasil kesepakatan tersebut belum masuk ke pembahasan dengan pemegang kuasa pertambangan. "Yang saya inginkan Cepu cepat berproduksi, dan kontrak sanctity/I>, kecuali kedua belah pihak mengubahnya," ujar Purnomo. Setelah berunding berbulan-bulan, pemerintah dan Exxon akhirnya berhasil mencapai kesepakatan untuk dua hal, yakni pembagian keuntungan antara Indonesia dengan ExxonMobil (split) dan keikutsertaan Pemda.Pertamina akan memperoleh bagian 45 persen, ExxonMobil 45 persen, dan Pemda 10 persen, dengan tingkat split masing-masing 85 banding 15.Ditawari Minyak GambiaPurnomo juga membenarkan, Indonesia telah ditawari blok minyak di Negara Gambia oleh Presiden Gambia saat berkunjung ke Indonesia. "Saya jawab ke mereka, akan saya sampaikan ke Pertamina dan perusahaan-perusahaan lain yang investasi ke sana," ujar Purnomo. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads