Follow detikFinance
Rabu, 21 Mar 2018 19:05 WIB

BUMN Ogah Saling Kerja Sama, Rini Ancam Potong Bonus Direksi

Trio Hamdani - detikFinance
Foto: Hendra Kusuma/detikFinance Foto: Hendra Kusuma/detikFinance
Bandung Barat - Menteri BUMN Rini Soemarno meminta perusahaan milik negara yang hitungannya sudah matang dan tumbuh besar menggandeng perusahaan pelat merah yang masih terhitung kecil. Rini tak segan memotong tantiem alias bonus bagi direksi BUMN besar yang tak mau kerja sama dengan BUMN kecil.

"Harus bisa sinergi dari yang kecil sampai besar. Kita harus sering lebih banyak kumpul karena yang kecil sering komplain 'bu kita dianggap kecil. Kalau telepon yang gede-gede suka nggak diangkat'. Kalau ada laporan itu yang gede-gede, tantiem dipotong 1-2%," ujarnya di Bandung Barat, Rabu (21/3/2018).


Rini mengatakan dengan kompaknya BUMN, tanpa adanya sekat antara yang besar dan kecil maka bisa memberi dampak positif terhadap kemajuan negara sebagaimana yang sudah ditargetkan selama ini.

"Saya yakin bisa membuat Indonesia mencapai target kita. Karena BUMN ada di seluruh titik. Itu lah yang harus kita lakukan. Bisa kita lakukan kalau bersama-sama," kata Rini.


Rini menambahkan sinergi BUMN sudah menjadi bahan penilaian dalam key performance indicator (KPI) terkait kinerja BUMN itu sendiri.

"Jangan lupa selalu jaga yang kecil-kecil juga. Sekarang sinergi BUMN sudah masuk di KPI artinya penerimaan hasil pendapatan akhir tak terlepas dari apa yang dilakukan KPI," tuturnya. (hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed