Follow detikFinance
Jumat, 23 Mar 2018 09:58 WIB

Pesan Menteri PUPR ke PNS di Hari Air Dunia

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Foto: Achmad Dwi Afriyadi Foto: Achmad Dwi Afriyadi
Jakarta - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono hari ini membuka acara Pencanangan Peringatan Hari Air Dunia XXVI Tahun 2018. Sejumlah rangkaian acara diikuti Basuki pada hari ini.

Dari pantauan detikFinance, Jumat (22/3/2018), Basuki sudah ada di lokasi acara di halaman Kementerian PUPR sejak pukul 07.30 WIB. Dalam acara tersebut, terlihat Basuki menjadi sasaran selfie PNS. Sesekali, Basuki mengacungkan jari metal saat diajak selfie oleh PNS.

Setelah itu, Basuki memandu pemasangan lubang resapan biopori. Biopori berupa pipa plastik yang berlubang ditancapkan di dalam tanah. Tujuannya, untuk mempercepat resapan air di dalam tanah.

Menteri PUPR Jadi Sasaran SelfieMenteri PUPR Jadi Sasaran Selfie Foto: Achmad Dwi Afriyadi



Dalam kegiatan tersebut, Basuki menunjuk sepasang PNS, laki-laki dan perempuan untuk memasang biopori.

Setelah itu, Basuki melihat alat pengolahan air hujan yang dipamerkan di depan halaman Kementerian PUPR. Dia meminta salah seorang untuk menerangkan fungsi alat tersebut.

"Ini produk mahasiswa dengan keterbatasan bisa buat begini," celetuk Basuki.

Basuki juga memanggil PNS PUPR untuk bertanya-tanya soal teknologi tersebut. Basuki kemudian memanggil salah seorang PNS PUPR bernama Saskia yang kebetulan tengah membawa kamera.

Saat Saskia berbicara, Basuki iseng mengambil kamera tersebut, lalu kemudian memotret Saskia.

Menteri PUPR d Hari Air DuniaMenteri PUPR d Hari Air Dunia Foto: Achmad Dwi Afriyadi


Dalam acara tersebut, Basuki menuturkan, banyak hari nasional yang berkaitan dengan Kementerian PUPR. Terkait Hari Air Dunia ini, dia meminta para PNS memakanai hal tersebut dengan kerja nyata.

"Mari kita peringati dan maknai kerja nyata tidak hanya hura-hura saja," katanya.

Basuki juga memberikan sepeda kepada salah satu pegawai di Kementerian PUPR. Pegawai tersebut bernama Fulfa.



Untuk mendapatkan sepeda itu, Basuki memberi pertanyaan kepada Fulfa, yakni terkait pengertian banjir 100 tahun.

"Banjir 100 tahun adalah banjir maksimal yang terjadi dalam kala ulang 100 tahun. Jadi setiap 100 tahun dimungkinkan terjadi sekali," jawab Fulfa.

"Bener nggak? Pak Dirjen? Pak Arie bener nggak?"tanya Basuki.

Namun, menurut Basuki itu kurang tepat. Basuki menjelaskan, banjir 100 tahun ialah banjir yang bisa terjadi kapan saja. Tambahnya, banjir itu peluangnya 1% terjadi.

"Bisa dianggap benar nggak Pak Arie? Ya sudah dapat sepeda. Yang lain turun, ambil sepedanya, sekarang nggak ada lagi doorprize-doorprize," tutupnya.

Menteri PUPR Bagi-bagi SepedaMenteri PUPR Bagi-bagi Sepeda Foto: Achmad Dwi Afriyadi


(eds/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed