Jokowi Resmikan Tol Ngawi-Kertosono Kamis

Selfie Miftahul Jannah - detikFinance
Minggu, 25 Mar 2018 17:39 WIB
Foto: Sugeng Harianto
Jakarta - Jalur tol yang menjadi salah satu proyek jalur Trans Jawa yaitu Ngawi-Kertosono akan diresmikan Presiden Joko Widodo pada Kamis (29/3/2018). Hal tersebut dijelaskan Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Desi Arryani.

"Hari Kamis InsyaAllah peresmian Ngawi-Kertosono," kata Desi usai mengikuti Funbike di Gedung Kementerian BUMN, Minggu (25/3/2018)

Desi mengatakan, kesiapan akan jalur tersebut sebenarnya sudah dua minggu lalu berbagai persiapan sudah dilakukan jelang peresmian Jalur Ngawi- Kertosono, seperti penentuan tarif yang akan dilakukan setelah peresmian tol.


"Sebelum peresmian akan difinalkan. Memang diharapkan, ini kan kondisi jalan belum nyambung, masih bertahap. Jadi diharapkan juga traffic masuk, sehingga Rp 1.000 paling tinggi ya sementara, sekitar Rp 1.000-Rp 1.100, sekitar segitu tarifnya. Tapi konsesinya diperpanjang. Insya Allah, kita berharap (presiden yang resmikan). Sudah lama, sudah dari 2 minggu lalu siap. Uji layaknya sudah keluar," jelas dia.

Setelah diresmikan, pengendara tidak akan dikenakan tarif. Desi mengatakan, tol ini akan digratiskan selama 2 minggu. Desi menjelaskan hal tersebut merupakan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang harus dilakukan pada proyek baru.

"Itu kan sudah SOP. Jadi setelah diresmikan, 10 hari atau 2 minggu (itu tarif gratis)," jelas dia.

Sebelumnya, proyek jalan tol yang dikelola oleh PT Ngawi Kertosono Jaya (NKJ) ini telah menggelar Festival Jalan Tol pada awal bulan Januari 2018 lalu, guna mensosialisasikan jalan tol baru ini pada masyarakat.


Jelang akhir bulan Januari 2018, PT NKJ selaku anak usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) telah menyelesaikan 98,5% pembangunan fisik. Sedangkan pembebasan lahan, mencapai 99% dari seluruh kebutuhan lahan untuk proyek jalan tol sepanjang 87 Km ini.

Jalan Tol Ngawi-Kertosono dengan total panjang 87 Km, untuk ruas Ngawi-Wilangan sepanjang 49,5 km dikerjakan pembangunannya oleh PT NKJ dengan nilai investasi Rp 3,83 triliun. Adapun sisanya yakni, Ruas Wilangan-Kertosono sepanjang 37 km dikerjakan dan sumber pendanaannya ditanggung oleh Pemerintah. (zlf/zlf)