Follow detikFinance
Selasa, 10 Apr 2018 15:15 WIB

JK: Afrika Butuh Minyak Sawit hingga Mi Instan RI

Noval Dhwinuari Antony - detikFinance
Foto: Wapres Jusuf Kalla. (Noval-detikcom) Foto: Wapres Jusuf Kalla. (Noval-detikcom)
Badung - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengatakan masa depan kerja sama ekonomi Indonesia dan Afrika sangat cerah. Kedua pihak sangat saling membutuhkan, bahkan Afrika membutuhkan mie instan dari Indonesia yang sangat populer.

"Indonesia membutuhkan minyak mentah, kapas, biji kakao, dari Afrika. Afrika juga membutuhkan minyak sawit, kendaraan bermotor, dan tentu saja mie instan Indonesia yang sangat populer," kata JK dalam sambutannya saat membuka Indonesia Afrika Forum di Nusa Dua Convention Center, Bali, Selasa (10/4/2018).

JK mengingatkan, kerja sama antara Indonesia dan Afrika harus terus digemakan. Kerja sama tersebut didukung 400 juta populasi pekerja, serta penduduk dengan usia produktif di Indonesia dan Afrika.


"Masa depan kerja sama ekonomi kita sangat cerah. Lihat saja perdagangan kami di tahun 2017. Volume perdagangan antara Afrika dan Indonesia pada tahun 2017 mencapai USD 884 miliar, atau peningkatan 15,25% dari tahun 2016," ungkap JK.

Angka tersebut menurut JK memang kecil, namun tren pertumbuhannya sangat positif dan signifikan. Sebagai contoh, pada tahun 2017 perdagangan Indonesia dengan Liberia meningkat 284%, Komoro meningkat 268%, Gabon meningkat 215%, Togo meningkat 105%, Burundi meningkat 105%, Cape Verde meningkat 100%.


Selain itu, investasi antar kedua belah pihak juga sudah mulai tumbuh. Lebih dari 30 perusahaan Indonesia di bidang farmasi, tekstil, hingga energi telah beroperasi di Afrika.
"Investasi Afrika di Indonesia pada tahun 2017 mencapai USD 1,28 miliar. Saya harap bahwa dalam dua hari ini (waktu pelaksanaan IAF), Indonesia dan Afrika akan dapat memetakan masa depan kerjasama ekonomi," imbuhnya. (nvl/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed