Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 16 Apr 2018 21:20 WIB

Ini Saran Bekraf Kembangkan Ekonomi Kreatif di Kalteng

Muhammad Idris - detikFinance
Foto: Dok. Pemprov Kalteng Foto: Dok. Pemprov Kalteng
Palangka Raya - Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) mendorong Pemprov Kalimantan Tengah (Kalteng) terus berinovasi untuk menumbuhkan wirausaha baru terutama ekonomi kreatif. Sebab usaha jenis ini, terbukti berkontribusi besar dalam pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

Direktur Akses Non Perbankan Bekraf, Syaifullah, mengatakan selain mendongkrak produk domestik bruto, usaha kreatif relatif lebih tahan banting. Bantuan fasilitas dan pendampingan menjadi kunci suksesnya pelaku usaha bidang ini. Terlebih, pelaku usaha kreatif di provinsi ini terbukti mulai berkembang dan banyak diminati.

"Harus terus didorong. Kelemahannya adalah memang ketika berhubungan pinjaman lembaga perbankan. Karena itu, kita mesti membantu fasilitasi peningkatan kapasitas untuk mendapatkan akses fasilitas permodalan non perbankan," terang Syaifullah dalam keterangan tertulisnya, Senin (16/4/2018).


"Sekarang lagi digodok aturan dan skemanya. Bagaimana agar pelaku usaha mendapatkan bantuan modal percuma alias tidak wajib mengembalikan. Bisa sampai Rp 200 juta," katanya lagi.

Di kesempatan yang sama, Inspektur Bekraf, Dicky Jatnika Ustama, mengingatkan pentingnya pengendalian dan pengelolaan administrasi keuangan, khususnya pada usaha startup. Ini dilakukan untuk meningkatkan kepercayaan dan kesiapan memperoleh kucuran investasi.

"Banyak pengusaha startup itu, berhasil di awal, tapi dua tahun pertama sudah jatuh. Ini yang harus dikawal, pentingnya maintenance," ujar Dicky.


Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kalteng, Guntur Talajan, menyebut kalau sektor ekonomi kreatif di wilayahnya membuat ekonomi kerakyatan tumbuh. Menurutnya, tak terhitung potensi ekonomi kreatif di beberapa kabupaten di Kalteng.

"Potensi pariwisata Kalteng sungguh luar biasa, terutama wisata alam atau ekowisata. Wisatawan mancanegara di Taman Nasional Tanjung Puting sudah tembus 21 ribu, sekarang ditambah lagi paket wisata Gosong Sanggora di Kotawaringin Barat. Kemudian ekowisata Taman Nasional Sebangau juga semakin dipoles, dekat saja dari pusat kota Palangka Raya," ungkap Guntur. (idr/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed