Badai di Teluk Meksiko, Harga Minyak Tembus US$ 61,35/Barel

Badai di Teluk Meksiko, Harga Minyak Tembus US$ 61,35/Barel

- detikFinance
Kamis, 07 Jul 2005 09:34 WIB
Jakarta - Harga minyak dunia kembali mencapai level tertingginya sepanjang sejarah yakni di level US$ 61,35 per barel. Melambungnya kembali harga minyak ini dipicu oleh munculnya badai tropis yang dikhawatirkan mengganggu produksi di Teluk Meksiko. Pada perdagangan di New York, Rabu (6/7/2005) pukul 18.30 GMT, harga minyak jenis light untuk pengantaran Agustus melonjak hingga 1,71 dolar di level US$ 61,30. Harga minyak tertinggi sebelumnya dicapai pada 27 Juni lalu saat harga minyak mencapai US$ 60,95 per barel.Dua badai tropis saat ini tengah mengarah ke Teluk Meksiko, yang merupakan pusat dari mayoritas pengeboran minyak AS. US National Oceanic and Atmospheric Administration menyatakan, salah satu badai yang hebat dinamakan Cindy telah melemah di bawah kekuatan badai tropis. Namun untuk satu badai lainnya yang dinamakan Dennis, saat ini intensitasnya mendekati intensitas angin topan dan diperkirakan tengah menuju Teluk Meksiko. "Badai Dennis sekarang sedang berada di Karibia dan mengancam untuk jadi badai pertama yang paling berbahaya pada musim ini," kata analis dari Fimat, John Kulduff, seperti dilansir AFP, Kamis (7/7/2005).Ancaman angin topan telah meningkatkan kecemasan soal produksi kilang-kilang minyak AS yang tengah berjuang untuk mencukupi kuota produksi. Padahal saat ini permintaan terutama bensin dan minyak bakar sedang mencapai tingkat tertingginya. (qom/)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads